Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan, Statistik Korea Selatan Sebut Lansia Berjumlah 46 Persen dari Populasi pada 2070

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 00:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Statistik Korea Selatan Sebut Lansia Berjumlah 46 Persen dari Populasi pada 2070 Doc: ANTARA/Xinhua-Wang Jingqiang
Ket. Arsip - Seorang instruktur (kiri) program pendidikan membantu seorang partisipan mempelajari LIKU, fasilitator pengajaran robotik, di sebuah pusat kesejahteraan warga lanjut usia (lansia) di Distrik Yangcheon, Seoul, Korea Selatan, Senin (16/11/2020).

Seoul - Mengagetkan, warga Korea Selatan (Korsel) berusia 65 tahun ke atas diperkirakan akan berjumlah 46,4 persen dari total populasi pada 2070, berdasarkan data Statistics Korea, lembaga statistik resmi negara tersebut, pada Jumat.

Data tersebut adalah sebuah proyeksi yang menunjukkan penuaan populasi yang cepat di tengah tingkat kelahiran yang sangat rendah di negara itu. Angka tersebut juga menandai kenaikan tajam dari perkiraan sebesar 18,persen untuk tahun ini.

Laporan itu muncul di tengah ekspektasi bahwa proporsi lansia akan mencapai 20 persen pada 2025, dibandingkan 14 persen pada 2018.

Jepang mencapai level 20 persen lansia di populasi mereka pada 2004, dengan membutuhkan waktu satu dekade untuk mencapainya.

Sedangkan Prancis mencapai level tersebut pada 2018, membutuhkan waktu selama 39 tahun.

Pada 2021, warga Korsel berusia 65 tahun diproyeksikan akan memiliki harapan hidup tambahan 21,6 tahun, sementara mereka yang berusia 75 tahun diperkirakan akan hidup 13,4 tahun lebih lama.

Kanker dan gangguan jantung merupakan penyebab utama kematian para lansia pada 2021, menurut data tersebut.

Dalam aspek ekonomi, 78,7 persen individu berusia 65 hingga 74 tahun menghasilkan pendapatan baik secara mandiri maupun melalui pasangannya pada 2021. Proporsi tersebut mencapai 46 persen untuk mereka yang berusia 75 tahun ke atas.

Pada 2021, hampir 95 persen individu berusia sekitar 60 tahun memiliki akses internet, sementara bagi mereka yang berusia 70 tahun ke atas persentasenya sebanyak 49,7 persen.

Jumlah tersebut merupakan pertumbuhan yang signifikan lebih dari 30 poin persentase sejak 2015.

Sementara itu, hanya 21.138 bayi yang lahir pada Maret tahun ini, turun 8,1 persen dari tahun sebelumnya, menurut data bulan lalu.

Angka itu menandai angka terendah untuk setiap Maret sejak badan statistik mulai mengumpulkan data bulanan pada 1981.

Jumlah bayi yang lahir di Korsel telah turun setiap tahun selama 88 bulan secara berturut-turut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.