Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf Dukung Karya Ekonomi Kreatif Mahasiswa Dapat Dihilirisasi

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 19:53 WIB | Oleh:
Menekraf Dukung Karya Ekonomi Kreatif Mahasiswa Dapat Dihilirisasi Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) untuk membahas penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia akademik, Jakarta, Kamis (7/8).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mendukung karya mahasiswa dari ranah akademik menjadi produk ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang dapat dihilirisasi.

"Saya sepakat bahwa karya mahasiswa, khususnya dari kampus-kampus di bawah Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV), perlu mendapatkan pengakuan internasional, terus mengikuti perkembangan teknologi, dan didorong untuk hilirisasi. Jangan sampai karya hanya berhenti di atas kertas, yang penting justru bagaimana bisa dimonetisasi atau menghasilkan uang," kata Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (8/8).

Riefky mengatakan banyak IP dari Indonesia yang mulai punya potensi jadi jenama global. Maka itu ia menguatkan kolaborasi antara Asprodi DKV dan Kementerian Ekraf dalam mendorong hilirisasi karya desain grafis agar benar-benar terhubung dan berdampak luas.

Ketua Umum Asprodi DKV, Intan R. Mutiaz, menilai konsolidasi antara dunia akademik dan industri semakin penting untuk memastikan bahwa kurikulum, karya, dan riset yang dihasilkan perguruan tinggi dapat memberi kontribusi nyata bagi ekonomi nasional.

"DKV saat ini tidak hanya berkaitan dengan seni visual, tetapi juga mencakup teknologi, budaya, dan bisnis. Harapannya, melalui Konsorsium Ekonomi Kreatif, pendekatan lintas disiplin ini bisa diperkuat agar karya seperti ilustrasi dan IP memiliki nilai jual dan identitas ekonomi, bukan sekadar estetika," kata Intan.

Intan juga menambahkan Indonesia memiliki posisi strategis dalam industri kreatif berbasis budaya dan ekonomi digital, namun dibutuhkan inovasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor untuk memaksimalkannya.

Lebih lanjut, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Dian Permanasari menambahkan bahwa kolaborasi dengan asosiasi seperti Asprodi DKV akan sangat penting dalam penyusunan arah kebijakan subsektor Desain Komunikasi Visual (DKV), yang telah memiliki klasifikasi tersendiri dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

“Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan subsektor ekonomi kreatif dengan kode KBLI yang menjadi kewenangan utama Kementerian Ekraf, tanpa tumpang tindih dengan kementerian lain. Oleh karena itu, kami bertanggung jawab menyusun peta jalan pengembangannya dan sangat membutuhkan kolaborasi dengan asosiasi agar selaras dengan kebutuhan pelaku industri,” kata Dian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.