Menaker Sebut Transisi Hijau jadi Momentum Transformasi Ketenagakerjaan
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Kemnaker
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa transisi menuju ekonomi hijau merupakan momentum penting. Ini untuk melakukan transformasi ketenagakerjaan nasional.
Ia menilai transisi hijau bukan semata agenda lingkungan, tetapi juga peluang besar untuk menciptakan pekerjaan layak memperkuat kompetensi tenaga kerja serta membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Transisi hijau hanya akan berhasil jika tenaga kerja kita siap beradaptasi dengan perubahan. Kami pastikan setiap pekerja memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilannya dan berpartisipasi aktif dalam sektor ekonomi hijau,” kata Menaker dalam keterangannya, Minggu (12/10).
Lebih lanjut, Yassierli menambahkan keberhasilan transisi hijau sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Kemnaker terus mempercepat pelaksanaan program peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui upskilling dan reskilling yang difokuskan pada pengembangan keterampilan hijau.
Dalam memperkuat ekosistem pelatihan hijau, Kemnaker juga memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi. Serta organisasi internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui kerja sama tersebut, pelatihan hijau diharapkan dapat menjangkau lebih banyak daerah dan mempercepat transformasi Balai Latihan Kerja (BLK). Ini menjadi pusat pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.
“Transformasi BLK merupakan langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan struktur ekonomi. Melalui pelatihan hijau, kami ingin menciptakan SDM yang tangguh, kompeten, dan berdaya saing dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar dia.
Selain itu, ia menekankan bahwa transisi menuju ekonomi hijau harus berpusat pada manusia. Sekaligus memastikan setiap pekerja terlindungi dan tidak ada yang tertinggal dalam proses perubahan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Transisi hijau bukan semata agenda lingkungan, melainkan bagian dari strategi nasional untuk menciptakan pekerjaan berkualitas, memperkuat ketahanan ekonomi. Dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan,” ucap dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!