Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat Lewat Pemberdayaan UMKM Lokal

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 19:05 WIB | Oleh:
MBG Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat Lewat Pemberdayaan UMKM Lokal Doc: Antara/Fransisco Carolio
Ket. Seorang anak sedang membawa menu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jakarta — Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Pemerintah kini disebut semakin menunjukkan dampak ganda. Tidak hanya memperbaiki status gizi anak dan keluarga di seluruh Indonesia, namun juga memberikan dorongan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Dengan sinergi antarlembaga negara, program ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Sebagai program prioritas nasional, MBG menghadirkan model pembangunan yang menggabungkan intervensi sosial dan ekonomi. Dari data terkini, MBG telah memperluas cakupannya dengan berdampak langsung kepada rantai pasok bahan pangan lokal dan skema kemitraan dengan UMKM di berbagai daerah. 

Kapasitas program yang berskala besar, dengan alokasi anggaran ratusan triliun rupiah, memperkuat tekad Pemerintah dalam menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan pentingnya peran pelaku UMKM dalam ekosistem MBG.  “Sebab, UMKM di seluruh Indonesia banyak yang terlibat sebagai pemasok kebutuhan ribuan dapur umum MBG,” ujar Maman melalui siaran pers pada hari Kamis (30/10).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat kapabilitas usaha mikro agar dapat naik kelas dan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami senantiasa mengajak seluruh instansi terkait untuk berkolaborasi menumbuhkan perekonomian rakyat dan mencari solusi terbaik bagi kebutuhan UMKM Indonesia,” tambah Maman.

Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melihat MBG sebagai instrumen yang memperluas manfaat sosial ke ekonomi produktif warga. 

“Program ini dirancang untuk memastikan kecukupan gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun, dampaknya tidak berhenti di sana. Program ini juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang,” kata Ipul.

Ia menegaskan bahwa sekitar 80 persen anggaran program dialokasikan untuk pembelian bahan baku dari UMKM lokal, sehingga manfaat ekonomi langsung dirasakan di tingkat desa dan kelurahan. 

Di sisi pengaturan dan pengawasan kualitas, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa lembaganya terus memperkuat mekanisme operasional MBG.

“Badan Gizi Nasional fokus melaksanakan tugas yang diemban,” ujar Dadan. 

Ia menambahkan bahwa hal ini mencerminkan kesungguhan pemerintah dalam menjaga integritas proses sekaligus memaksimalkan dampak positif program MBG. 

“Keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi dirasakan secara menyeluruh,” jelas Dadan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.