Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Maria Sakkari Juara Guadalajara Open

📅 Senin, 25 Sep 2023, 06:47 WIB | Oleh:
Maria Sakkari Juara Guadalajara Open Doc: ULISES RUIZ / AFP
Ket. Sakkari mencium trofi I Maria Sakkari dari Yunani mencium trofi yang diraihnya di podium setelah memenangkan pertan­dingan tenis final tunggal putri WTA Guadalajara Terbuka di Zapopan, Meksiko, Minggu (24/9). Sakkari mengalahkan Caroline Dolehide dari Amerika Serikat dengan skor 7-5, 6-3 di final.

GUADALAJARA - Unggulan kedua Maria Sakkari mengakhiri penantian empat tahunnya untuk meraih gelar WTA kedua. Dia berhasil mengalahkan Caroline Dolehide 7-5, 6-3 untuk menjadi juara di ajang WTA 1000 Guadalajara Open, Minggu (24/9). Sakkari yang berasal dari Yunani dan menduduki peringkat kesembilan dunia, kalah di enam kali final sejak kemenangan di Rabat pada 2019.

Itu termasuk final Guadalajara Open tahun lalu, ketika dia kalah dari petenis AS Jessica Pegula. Setelah menjadi petenis pertama musim ini yang menjuarai ajang WTA 1000 tanpa kehilangan satu set pun, Sakkari mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang telah mendampinginya selama lima tahun. Dia menyatakan bahwa telah menunggu lebih dari empat tahun untuk meraih gelar kedua.

"Kami telah mendengar begitu banyak hal buruk. Saya tidak akan pernah memenangkan gelar. Saya adalah pemain lima besar dengan hanya memenangkan satu gelar. Itu sangat sulit untuk diatasi. Saya sangat senang berhasil melakukannya sekarang," ujarnya.

Sakkari mengakhiri harapan Dolehide, peringkat 111 dunia dan bermain di final pertama kali dalam. Dolehide membalas break awal set pembuka untuk memimpin 5-4. Namun Sakkari memenangkan dua game berikutnya. Dia memanfaatkan salah satu dari enam kesalahan ganda Dolehide untuk mematahkan servisnya. Ini membuat kedudukan menjadi 6-5.

Tertinggal 0-30 di game berikutnya, Sakkari bangkit untuk merebut set tersebut. Akhirnya unggul di set kedua melalui break untuk memimpin 3-2. Hal itu terbukti cukup, meski ada momen menegangkan di game ketujuh, ketika keunggulan 40-0 Sakkari hilang sebelum memantapkan untuk memenangkan game tersebut dengan ace ketiganya dalam laga tersebut. Dia menutupnya dengan satu break lagi, mengonversi match point keduanya.

Laver Cup

Dari ajang Laver Cup, Casper Ruud membuat Tim Eropa merebut poin dengan mengalahkan Tommy Paul 7-6 (8/6), 6-2. Hasil pertandingan yang berlangsung Minggu itu menghentikan lima kemenangan beruntun juara bertahan, Tim Dunia.

Di partai pertama yang berlangsung hari Sabtu waktu setempat, Tim Dunia pimpinan kapten John McEnroe unggul 4-0. Petenis AS Taylor Fritz meningkatkan keunggulan menjadi 6-0 dengan kemenangan 6-2, 7-6 (7/3) atas petenis peringkat teratas Eropa, Andrey Rublev.

Kemenangan Ruud membuat skor menjadi 6-2. Namun petenis Norwegia peringkat sembilan dunia itu mengakui bahwa dia merasakan tekanan. Dia mengatakan sedikit beruntung bisa memenangkan tiebreak set pertama. "Mungkin sedikit keuntungan saat tiebreak, tertinggal 5-6 serta beberapa poin penting. Mudah-mudahan ini bisa menjadi perubahan momentum,"ujarnya.

Setelah merebut set pertama, Ruud membuka set kedua dengan break. Ketika Paul kesulitan menemukan cara untuk mematahkan servis petenis Norwegia itu, Ruud kembali mematahkan servisnya dengan pengembalian keras untuk memimpin 5-2.

Di laga sebelumnya, Fritz yang menduduki peringkat kedelapan bangkit dari ketertinggalan di set kedua untuk meraih kemenangan kelima berturut-turut bagi Tim Dunia. "Saya sudah mengatakan kepada tim, merasa seperti selalu lebih baik dalam melakukan pukulan setengah voli," ujar Fritz.

"Sangat mudah untuk tidak terlalu frustrasi ketika saya dipatahkan di set kedua karena merasa tidak melakukan banyak kesalahan dalam permainan," sambungnya. Auger-Aliassime mengalahkan petenis veteran Prancis Monfils. Petenis Kanada itu kesal dengan beberapa kelakuan Monfils di awal pertandingan yang menurutnya mengganggu.

Monfils melalui media sosial menyangkal hal tersebut. "Di usia 37 tahun, saya hanya mencoba memanfaatkan setiap momen sebaik-baiknya," tulisnya di platform media sosial X, (Twitter). "Ketika diminta untuk mengikuti Laver Cup, saya merasa terhormat. Dengan peringkat saat ini, di luar 100 besar dan di usia ini, saya bahkan menganggapnya sebagai lelucon. Tapi saya mengambil kesempatan ini dengan sangat serius, untuk ajang tersebut, dna untuk tim," sambungnya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.