Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makassar Dilanda Cuaca Ekstrem, Proses Belajar Sekolah SD dan SMP Dilaksanakan Daring

📅 Senin, 12 Jan 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Makassar Dilanda Cuaca Ekstrem, Proses Belajar Sekolah SD dan SMP Dilaksanakan Daring Doc: Dok Dinas Pendidikan Makassar
Ket. Ilustrasi banjir menggenang di SMP Negeri 29, Jalan Andi Mappanyukki Makassar.

MAKASSAR - Dinas Pendidikan Kota Makassar, Sulawesi Selatan meliburkan sementara proses belajar mengajar secara luar jaringan (luring) di sekolah seiring dengan adanya peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman di Makassar, Senin (12/1), mengatakan, untuk sementara proses belajar mengajar akan dilakukan di rumah masing-masing secara dalam jaringan (daring), hingga situasi cuaca kembali membaik.

"Untuk sementara ini proses belajar mengajar dilakukan secara daring. Ini untuk keselamatan dan kesehatan para peserta didik dan tenaga pendidik karena cuaca lagi buruk," ujarnya.

Achi menjelaskan, meningkatnya intensitas curah hujan yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan genangan air dan banjir di sejumlah wilayah, sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas pembelajaran tatap muka.

Oleh karena itu, satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP yang terdampak diminta meniadakan pembelajaran langsung dan menggantinya dengan pembelajaran daring hingga kondisi dinyatakan aman.

"Meski dilaksanakan secara daring, proses pembelajaran tetap harus berjalan sesuai jadwal," katanya.

Achi berharap, guru tetap memberikan materi dan tugas secara efektif serta proporsional, sementara peserta didik diminta mengikuti pembelajaran dari rumah dengan tertib.

Peran orang tua dan wali juga diharapkan turut mengawasi serta memastikan anak-anak mengikuti kegiatan belajar dengan baik.

Kebijakan pembelajaran daring ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kota Makassar yang ditetapkan pada 12 Januari 2026.

Achi berharap seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan ketentuan tersebut dengan baik hingga situasi cuaca kembali kondusif. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

50 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.