Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Liga Korupsi Indonesia Bikin Malu Dunia! Total Kerugian Capai Rp773 Triliun, Netizen Jepang: Kok Negara Ini Belum Ambruk?

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 07:10 WIB | Oleh:
Liga Korupsi Indonesia Bikin Malu Dunia! Total Kerugian Capai Rp773 Triliun, Netizen Jepang: Kok Negara Ini Belum Ambruk? Doc: Instagram/@aspek.hukum
Ket. Netizen Jepan soroti liga korupsi di Indonesia

JAKARTA - Jagat maya Indonesia kembali dibuat geger, bukan karena prestasi membanggakan, tapi karena kreativitas satire yang menyentil keras. Viral di media sosial, terutama platform X, muncul unggahan berjudul “Liga Korupsi Indonesia” yang menyusun daftar kasus megakorupsi paling fantastis di tanah air. 

Yang bikin heboh, daftar itu disusun seperti klasemen sepak bola, lengkap dengan "peringkat" berdasarkan total kerugian negara.

Siapa sangka, unggahan tersebut langsung meledak. Dalam waktu singkat, konten tersebut berhasil meraih lebih dari 15 juta tayangan, dan tidak hanya jadi perbincangan panas di Indonesia, tetapi juga sampai ke radar netizen internasional—khususnya dari Jepang.

Berikut daftar “tim elit” korupsi yang menempati posisi atas dalam Liga memalukan ini.
1. Kasus PT Timah – Diduga merugikan negara hingga Rp300 triliun.
2. Skandal Minyak Mentah Pertamina – Menyusul dengan kerugian Rp193,7 triliun.
3. Kasus BLBI – Sudah lama dibahas, tapi nilainya tetap mencengangkan: Rp138,4 triliun.
4. Kasus Duta Palma Group – Kerugian tercatat mencapai Rp104,1 triliun.
5. Kasus PT TPPI –  Rp37 triliun, tapi tetap fantastis.

Netizen Jepang yang melihat klasemen ini langsung melongo.

"Skandal korupsi Indonesia sudah mencapai 1 kuadriliun yen, ini gila!" tulis akun @rcj_united.

"Terlalu besar! Negara lain mungkin sudah bangkrut kalau begini," sindir @ratmonkey36.

Sementara itu, netizen Indonesia pun tak kalah vokal, sebagian besar dengan nada getir dan satir:

“Viral bukan karena prestasi, tapi korupsi,” sindir @enydudul86.

“Kalau begini yang viral, lebih baik dijajah Jepang lagi aja biar bener kelola negaranya,” tambah @elviradesca.

“Semboyan kita sekarang: Berbeda-beda tapi tetap korup juga,” tulis @xyholl.psrb, meniru semboyan nasional dengan satire tajam.

Fenomena viral ini menunjukkan bahwa korupsi di Indonesia bukan cuma masalah hukum, tapi juga masalah citra bangsa. 
Netizen, baik dari dalam maupun luar negeri, menyuarakan kekesalan sekaligus keheranan melihat skala korupsi yang menggurita.

Kini, masyarakat berharap ada tindak lanjut nyata. Bukan sekadar klarifikasi atau pengalihan isu, tapi penindakan tegas, terbuka, dan menyeluruh. 

Jangan sampai “Liga Korupsi Indonesia” justru terus diperbarui dan makin panjang, sementara keadilan hanya jadi wacana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.