Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestarikan Budaya Natuna, Kemenbud Ajarkan Tiga Seni Tradisional ke Pelajar

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestarikan Budaya Natuna, Kemenbud Ajarkan Tiga Seni Tradisional ke Pelajar Doc: Antara
Ket. Pemukulan gong oleh pemerintah kecamatan Pulau Tiga Barat di Desa Pulau Tiga, pada Rabu (13/8) sebagai tanda pembukaan kegiatan.

Natuna - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) mengajarkan kepada pelajar di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau cara memainkan tiga warisan budaya asal daerah setempat.

Ketua Pelaksana Kenduri Pulau Tiga, Ardiyansyah di Natuna, Rabu (13/8), mengatakan para pelajar yang diajarkan terdiri atas siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna. Ketiga warisan budaya yang diajarkan meliputi lang-lang buana, mendu dan tari tupeng.

Menurutnya, lang-lang buana dan mendu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBTB) nasional, sementara tari tupeng belum mendapatkan status tersebut.

Kegiatan edukasi ini dikemas dalam Kenduri Pulau Tiga, yang dibuka secara resmi pada Rabu sore di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga oleh pemerintah kecamatan.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga malam, mulai 13–15 Agustus 2025 di Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat," ucap dia.

Ia menjelaskan sebelumnya pada 10–12 Agustus, para pelajar yang berjumlah lebih atas 100 siswa itu telah diberikan pembekalan teori dan praktik di Kecamatan Bunguran Timur terkait ketiga warisan budaya tersebut oleh para ahli setiap warisan.

Tujuannya agar mereka mengetahui asal-usul serta memahami cara memainkan ketiga warisan budaya tersebut dengan baik dan benar.

"Mulai malam ini hingga dua malam ke depan, para peserta akan menampilkan ketiga warisan budaya yang telah mereka pelajari secara bergiliran di atas panggung. Malam ini dimulai dengan tari tupeng, malam kedua lang-lang buana, dan pada malam penutupan akan ditampilkan mendu," ujar dia.

Ketiga warisan ini merupakan bentuk seni teater yang dalam penyajian menggabungkan unsur tari, musik, syair, dan lakon atau drama.

Kegiatan ini menyasar para pelajar dengan harapan agar warisan budaya tersebut dapat terus dilestarikan.

Pementasan seni yang disajikan dalam acara kenduri budaya pulau tiga ini juga sebagai upaya mengenalkan kepada masyarakat umum dan melatih mental para peserta.

Menurut Ardiyansyah, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, mengingat Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Riau-Kepri di bawah Kemenbud tempat dirinya bekerja memiliki keterbatasan dalam pelaksanaan di lapangan.

"Kami ingin menghidupkan kembali adat istiadat yang ada di Natuna, dan hal ini harus dilakukan secara bersama-sama," katanya.

Selain ketiga warisan budaya tersebut, lanjutnya, pihaknya juga berupaya melestarikan budaya makan berdulang, tradisi gotong royong masyarakat, gasing, dan berdayung sampan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.