Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legislator: Distribusi Wisatawan di Bali Tak Merata, Terpusat di Bali Selatan, Terkesan Overtourism!

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 20:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Legislator: Distribusi Wisatawan di Bali Tak Merata, Terpusat di Bali Selatan, Terkesan Overtourism! Doc: istimewa
Ket. DPR RI mendorong agar distribusi wisatawan tidak menumpuk di satu titik di Bali Selatan tetapi harus merata di seluruh wilayah Bali

JAKARTA— Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menekankan pentingnya pengembangan pariwisata Peovinsi Bali yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan merata ke seluruh wilayah. Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster, beserta pelaku wisata. Guna membahas arah kebijakan pembangunan sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Menurut Evita, seperti di katakan Gubernur Bali, pariwisata menyumbang sekitar 66 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadikannya tulang punggung ekonomi masyarakat Bali. Oleh karena itu, perhatian khusus terhadap sektor ini sangat penting.

“Pariwisata adalah penggerak utama perekonomian Bali. Maka ke depan, pariwisata harus diarahkan menjadi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Evita usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Bali, Rabu, (2/7) dikutip dari laman resmi DPR RI.

Di sisi lain dalam pertemuan mengemuka Isu overtourism yang menjadi sorotan. Ia menilai, tudingan bahwa Bali mengalami overtourism harus dilihat secara lebih objektif dan berdasarkan indikator yang jelas.

“Banyak yang menyebut Bali overcapacity atau overtourism. Padahal, kalau kita bandingkan, luas Bali itu sepuluh kali lebih besar dari Phuket, Thailand. Namun Phuket tidak disebut overtourism, padahal wilayahnya jauh lebih kecil,” jelasnya.

Evita menekankan yang menjadi masalah bukan jumlah wisatawannya, tetapi distribusi kunjungan yang masih terpusat di Bali Selatan.

“Kita harus mengatur distribusi objek wisata agar tidak menumpuk di satu titik. Ini yang sedang diupayakan pemerintah provinsi, salah satunya dengan pembangunan bandara di Bali Utara,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong pemerintah pusat agar memberikan insentif khusus kepada daerah-daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata, tidak hanya Bali namun daerah lain yang berkembang akan pariwisatanya.

 “Daerah yang ekonominya ditopang oleh pariwisata harus mendapat perhatian khusus, seperti insentif pajak dan pembangunan infrastruktur,” tambahnya.

Yang tak kalah penting, menurut Politisi PDIP, adalah penerapan tata ruang yang jelas dan tegas dalam pembangunan pariwisata. Ia menyoroti tumpang tindih fungsi lahan yang terjadi di beberapa wilayah lain sebagai pelajaran berharga.

“Jangan sampai kita ulang kesalahan seperti di Raja Ampat atau Kalimantan Utara, di mana pariwisata, industri, dan konservasi saling bertabrakan karena tidak ada kejelasan tata ruang,” tegas Evita.

Ia berharap ke depan, setiap kebijakan pembangunan pariwisata di Bali maupun daerah lain bisa mengacu pada perencanaan tata ruang yang terintegrasi dan berwawasan lingkungan.

Seperti diketahui pariwisata Bali berkembang pesat di Wilayah Denpasar, Badung, Gianyardan Tabanan (Sarbagita) yang ditandai dengan jumlah hotel berbintang dan non berbintang mencapai 70,6 persen dan 29,4 persen terdapat di wilayah Luar Sarbagita, sedangkan jumlah restaurant mencapai 69,4 persen di wilayah Sarbagita, hanya 30,6 persen di wilayah Luar Sarbagita. 

Kunjungan wisatawan mancanegara dari kacamata negara-negara Asean pada tahun 2024, keseluruhan sebanyak 126,66juta pengunjung, di Indonesia sebanyak 13,89 juta kunjungan untuk seluruh pariwisata di wilayah Indonesia. Sedangkan di Provinsi Bali sebanyak 6,33 juta kunjungan dari total kunjungan indonesia 45,7 persen. Januari-Mei 2025 2.638.722 total kunjungan manca negara ke Indonesia bisa di persentasikan 46,83. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.