Langkah Aman Pengendara Motor Saat Terjebak Banjir
📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 11:05 WIB | Oleh: Reza Aditya Firdaus
Doc: Antara
JAKARTA - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengimbau para pengendara sepeda motor untuk tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang air. Ia menegaskan, tindakan yang tepat ketika menghadapi banjir adalah menghentikan kendaraan guna menghindari risiko kerusakan mesin.
Menurut Yannes, ketika air sudah mencapai pijakan kaki motor, sebaiknya pengendara segera mematikan mesin dan menuntun kendaraan ke tempat yang lebih tinggi. "Kalau terjebak banjir dan air sudah setinggi pijakan kaki, sebaiknya langsung matikan mesin dan dorong motor ke tempat yang aman dan lebih tinggi," ujarnya, dilansir dari ANTARA.
Ia menjelaskan, memaksakan kendaraan melintasi genangan air tanpa mengetahui kedalamannya dapat mengakibatkan kerusakan serius pada mesin. Air yang masuk ke ruang pembakaran berpotensi membuat mesin mati mendadak dan sulit dinyalakan kembali.
Namun, jika pengendara terpaksa harus melewati genangan air, Yannes menyarankan untuk menjaga kecepatan dan putaran mesin tetap stabil. “Gunakan gigi rendah, tahan gas dengan putaran konstan, jangan dilepas hingga motor benar-benar keluar dari genangan,” katanya. Dengan menjaga putaran gas tetap stabil, tekanan dari knalpot dapat membantu mencegah air masuk ke sistem pembuangan atau filter udara.
Yannes juga menekankan agar pengendara tidak melepaskan gas sebelum keluar dari genangan air. Jika hal itu dilakukan, kemungkinan air masuk ke knalpot atau ruang bakar akan meningkat, dan dapat menyebabkan mesin mogok. “Kalau air sampai masuk ruang bakar, kerusakannya bisa parah,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apabila kendaraan sudah terlanjur mogok di area banjir, Yannes mengingatkan agar pengendara tidak mencoba menyalakan mesin secara paksa. Ia menyarankan untuk segera memeriksa komponen penting, seperti busi, filter udara, dan oli mesin. “Kalau motor atau mobil kita sudah terendam, jangan langsung dinyalakan. Sebaiknya segera ganti busi, filter udara, dan kuras oli,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan saat berkendara di musim hujan. “Jangan gambling dengan menerjang genangan air yang kita tidak tahu dangkal atau dalamnya,” kata Yannes mengingatkan.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, pengendara diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan pada kendaraan serta menjaga keselamatan di jalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!