Lalu Muhamad Iqbal: Program Desa Berdaya Jadi Solusi Atasi Kemiskinan Ekstrem di Nusa Tenggara
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan Program Desa Berdaya yang kini tengah dijalankan pemerintah provinsi menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah setempat.
"Konsep desa berdaya tidak hanya bergelut di pembangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan sumber daya manusia. Kelompok Tani, nelayan, pelaku UMKM, hingga komunitas perempuan dan pemuda dilibatkan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan potensi lokal," ujarnya melalui keterangan yang diterima di Mataram, Sabtu (14/3).
Ia mengungkapkan, salah satu tujuan hadirnya Program Desa Berdaya yakni menjadi solusi dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun termasuk kemiskinan ekstrem.
"Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif yang miliki dua karakter, yakni orkestratif dan kolaboratif," kata Iqbal saat mengunjungi Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.
Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Untuk itu, ia berharap sebagai roda penggerak desa beserta sumber daya-nya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.
"Jadi, arahnya nanti melalui Desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya dan juga intervensi persoalan di tingkat kepala keluarga (KK) sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan sudah punya mandiri sudah punya penghasilan (income)," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Meski demikian, ia menambahkan penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Target kita bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!