Kyiv Diguncang Serangan Drone dan Rudal Russia, Jelang Pertemuan Zelenskyy dan Trump
📅 Sabtu, 27 Des 2025, 15:35 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: CNN
JAKARTA - Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali dilanda serangan udara Russia yang melibatkan pesawat tak berawak dan rudal balistik. Serangan ini terjadi hanya sehari sebelum rencana pertemuan penting antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait upaya perdamaian.
Sedikitnya delapan orang dilaporkan terluka akibat rentetan serangan tersebut. Dua di antaranya merupakan anak-anak yang terdampak langsung di sejumlah titik permukiman warga.
Serangan dimulai sejak dini hari Sabtu waktu setempat dengan suara ledakan yang mengguncang berbagai wilayah kota. Saksi mata menyebutkan beberapa rudal balistik dan drone menghantam Kyiv secara hampir bersamaan.
Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, menyatakan bahwa sedikitnya tujuh lokasi di ibu kota terdampak langsung. Otoritas setempat langsung mengerahkan tim tanggap darurat untuk menangani situasi di lapangan.
Salah satu lokasi yang mengalami kerusakan serius adalah sebuah gedung apartemen 18 lantai di distrik Dnipro. Kebakaran besar sempat terjadi di bangunan tersebut sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gedung apartemen lain setinggi 24 lantai di kawasan Darnytsia juga dilaporkan terkena dampak serangan. Selain itu, kebakaran tambahan muncul di distrik Obolonskyi dan Holosiivsky akibat serpihan ledakan.
Serangan tidak hanya terpusat di wilayah inti Kyiv. Di kawasan Kyiv Raya, sejumlah bangunan industri dan permukiman warga turut mengalami kerusakan.
Layanan Darurat Ukraina menyebut beberapa titik di luar pusat kota menjadi sasaran. Tim penyelamat bekerja sepanjang hari untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di reruntuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di wilayah Vyshhorod, satu orang berhasil diselamatkan setelah ditemukan tertimbun puing rumah yang runtuh. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan membutuhkan peralatan berat.
Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap rencana pembicaraan damai antara Ukraina dan Amerika Serikat. Pertemuan antara Zelenskyy dan Trump dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu.
Presiden Zelenskyy menyatakan bahwa pembicaraan tersebut akan mencakup berbagai isu strategis. Fokus utama diarahkan pada jaminan keamanan Ukraina dan persoalan wilayah yang masih disengketakan.
Wilayah Donetsk dan Zaporizhzhia disebut menjadi topik penting dalam agenda pembahasan. Kedua kawasan tersebut hingga kini masih menjadi pusat konflik bersenjata antara Ukraina dan Russia.
Sehari sebelum serangan, Zelenskyy menyampaikan bahwa ia tidak bisa menjamin pertemuan tersebut akan langsung menghasilkan kesepakatan damai. Meski demikian, ia menegaskan akan memaksimalkan peluang yang ada.
"Kami akan mencoba menyelesaikan sebanyak mungkin yang bisa kami lakukan," ujar Zelenskyy kepada wartawan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!