Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Adopsi Langkah Pencegahan Perang Jelang Latihan Militer AS-Korsel

📅 Minggu, 12 Mar 2023, 11:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Adopsi Langkah Pencegahan Perang Jelang Latihan Militer AS-Korsel Doc: AFP
Ket. Foto tak bertanggal ini dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea resmi Korea Utara pada 12 Maret 2023, memperlihatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan Komisi Militer Pusat ke-8 Partai Buruh Korea di Pyongyang.

SEOUL - Korea Utara telah memutuskan untuk mengambil langkah pencegahan perang yang "praktis penting", sehari sebelum Seoul dan Washington memulai latihan militer gabungan terbesar dalam lima tahun.

Keputusan itu dibuat pada pertemuan komisi militer partai berkuasa yang dipimpin oleh pemimpin Kim Jong Un, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Minggu (12/3).

"Pertemuan tersebut membahas dan mengadopsi langkah-langkah praktis yang penting untuk membuat penggunaan pencegah perang yang lebih efektif, kuat dan ofensif," kata KCNA.

Laporan itu mengatakan langkah tersebut ditujukan untuk "mengatasi situasi saat ini di mana provokasi perang AS dan Korea Selatan mencapai garis merah," KCNA tidak merinci langkah-langkah tersebut.

Korea Selatandan Amerika Serikat dijadwalkan memulai latihan "Perisai Kebebasan" pada Senin (13/3), yang fokus pada "lingkungan keamanan yang berubah" karena agresi Korea Utara yang makin meningkat.

Latihan semacam itu membuat marah Korut yang melihatnya sebagai latihan untuk invasi.

Negara itu mengatakan program senjata nuklir dan misilnya adalah untuk pertahanan diri.

Analis mengatakan Korea Utara kemungkinan akan menggunakan latihan itu sebagai alasan untuk melakukan lebih banyak provokasi, termasuk uji coba rudal dan bahkan mungkin uji coba nuklir.

Pada Jumat, KCNA melaporkan, Kim memerintahkan militer Korea Utara untuk mengintensifkan latihan untuk "perang nyata".

Saat memeriksa latihan serangan api, Kim mengatakan kepada tentara untuk bersiap menghadapi "dua misi strategis, yaitu, pertama mencegah perang dan kedua mengambil inisiatif dalam perang", menurut KCNA.

Washington dan Seoul telah meningkatkan kerja sama pertahanan dalam menghadapi meningkatnya ancaman militer dan nuklir dari Korea Utara. Pyongyang telah melakukan uji coba senjata terlarang yang semakin provokatif dalam beberapa bulan terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.