Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel, AS, Jepang Mulai Berbagi Data Real-time terkait Rudal Korut

📅 Selasa, 19 Des 2023, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel, AS, Jepang Mulai Berbagi Data Real-time terkait Rudal Korut Doc: JT/Kyodo
Ket. (Ki-ka) Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong-sup menjelang pertemuan trilateral di sela-sela konferensi keamanan regional Dialog Shangri-La di Singapura pada Juni lalu.

SEOUL - Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang pada Selasa (19/12) mengaktifkan sistem berbagi data real-time mengenai peluncuran rudal Korea Utara, kata Kementerian Pertahanan Seoul, ketika ketiga negara tersebut berupaya meningkatkan kerja sama keamanan melawan Korea Utara yang memiliki senjata nuklir.

Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Pyongyang melakukan uji coba ketiga rudal balistik antarbenua Hwasong-18, senjata terbesar yang ada di gudang senjatanya.

"Kemampuan operasional penuh dari sistem pembagian data peringatan rudal Korea Utara secara real-time telah dikonfirmasi melalui pra-evaluasi baru-baru ini dan saat ini beroperasi normal," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Ketiga negara tersebut membangun sistem untuk menjamin keselamatan warganya... dengan mendeteksi dan mengevaluasi rudal yang diluncurkan oleh Korea Utara secara real time," kata kementerian.

Sistem berbagi data ini merupakan bagian dari kesepakatan antara kepala pertahanan ketiga negara bulan lalu, yang juga mencakup penyusunan rencana multi-tahun untuk latihan militer trilateral.

Para menteri menindaklanjuti kesepakatan yang dicapai para pemimpin mereka pada pertemuan puncak tiga pihak yang diselenggarakan oleh Presiden AS Joe Biden di Camp David pada Agustus lalu.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang secara pribadi mengawasi peluncuran yang terbaru, mengatakan peluncuran tersebut menunjukkan pilihan yang akan diambil Pyongyang "ketika Washington membuat keputusan yang salah".

Seoul dan Washington telah meningkatkan kerja sama pertahanan dalam menghadapi serangkaian uji coba senjata oleh Pyongyang tahun ini.

Pemerintahan konservatif Presiden Yoon Suk Yeol di Korea Selatan juga telah melakukan upaya bersama untuk memperbaiki hubungan yang sempat tegang dengan Jepang, mantan penguasa kolonial negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.