Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lewat Workshop, KDEI Taipei Ajak Diaspora RI Tembus Pasar Global

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Workshop, KDEI Taipei Ajak Diaspora RI Tembus Pasar Global Doc: ANTARA/ KDEI Taipei
Ket. Suasana Workshop Temu Diaspora: "Wujudkan Mimpi Jadi Eksportir Produk Indonesia di Taiwan" yang digelar pada hari Minggu, 1 Februari 2026.

JAKARTA – Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei kembali mengambil peran strategis dalam menghubungkan diaspora Indonesia di Taiwan dengan ekosistem ekspor nasional melalui penyelenggaraan Workshop Temu Diaspora.

Inisiatif ini mencerminkan upaya memperluas basis pelaku ekspor dengan memanfaatkan jejaring, pengetahuan pasar, dan kapasitas bisnis diaspora sebagai penghubung langsung ke pasar luar negeri.

Dengan keterlibatan diaspora yang lebih terstruktur, pemerintah berharap dapat meningkatkan akses produk Indonesia ke rantai pasok global sekaligus memperkuat daya saing ekspor nasional di tengah persaingan perdagangan internasional yang semakin ketat.

Dengan mengusung tema "Wujudkan Mimpi jadi Eksportir Produk Indonesia di Taiwan", workshop diikuti 110 peserta diaspora di Taiwan, dan 24 UMKM Indonesia bidang pangan, fesyen dan kriya.

"Kegiatan ini tidak hanya memfasilitasi UMKM untuk bertemu dengan pembeli potensial, namun juga membuka peluang bagi diaspora Indonesia untuk masuk ke dalam ekosistem UMKM BISA Ekspor," ujar Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (3/2).

Arif menjelaskan bahwa lokakarya diisi dengan pengetahuan teknis tentang ekspor yang nantinya diharapkan para peserta memiliki rasa percaya diri dan semangat kewirausahaan agar berani naik kelas sebagai eksportir.

Sementara itu, Pendiri Akademi Mudah Ekspor (AME), Fernanda Reza, mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan KDEI Taipei. Ia berharap kolaborasi ini membawa dampak positif, baik bagi diaspora maupun pelaku UMKM yang mengikuti misi dagang.

"Terima kasih kepada KDEI Taipei yang telah memfasilitasi dan bekerja sama sehingga kegiatan lokakarya ini berjalan lancar," kata Fernanda Reza.

Fernanda berharap workshop ini menjadi wadah untuk memperluas jejaring diaspora dengan UMKM Indonesia, berbagi pandangan mengenai mengawali usaha, hingga diaspora bisa menjadi bagian dari rantai ekspor UMKM Indonesia ke Taiwan.

Kegiatan hasil kolaborasi antara KDEI Taipei, Kementerian Perdagangan RI, dan Akademi Mudah Ekspor (AME) ini dihadiri secara daring oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, dengan narasumber Zahra Margautami.

Melalui fasilitasi ini, KDEI Taipei menegaskan komitmennya menjadikan diaspora Indonesia di Taiwan sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, peran diaspora diharapkan tidak hanya sebagai penghubung pasar, tetapi juga sebagai penggerak peningkatan nilai tambah, diversifikasi tujuan ekspor, dan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.