Koperasi Masuk Lini Kesehatan, Menkop Resmikan Gerai Obat Merah Putih
📅 Selasa, 30 Des 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Kemenkop
JAKARTA – Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan 10 gerai obat percontohan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran koperasi dalam penyediaan layanan kebutuhan dasar, khususnya di sektor kesehatan.
Inisiatif ini menandai perluasan fungsi koperasi dari sekadar entitas ekonomi menjadi instrumen pelayanan publik berbasis komunitas.
Secara analitis, peluncuran gerai obat koperasi berpotensi meningkatkan akses masyarakat terhadap obat-obatan dengan harga lebih terjangkau, terutama di wilayah yang keterjangkauan layanan kesehatannya masih terbatas.
Persebaran titik percontohan di berbagai daerah, mulai dari Depok hingga Lombok Tengah, juga menjadi uji coba penting untuk menilai efektivitas model koperasi dalam mendukung sistem layanan kesehatan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Dalam tiga bulan ke depan, kita akan observasi terkait model bisnis yang akan dikembangkan, dalam menyediakan pelayanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat,” kata Ferry dalam peluncuran salah satu percontohan gerai obat Kopdes Merah Putih di Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, Selasa (30/12), dikutip dari siaran pers.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menkop mengapresiasi PT Indofarma Tbk sebagai BUMN di bidang farmasi dan alat kesehatan, serta mitra swasta yang telah mendukung piloting gerai obat koperasi desa melalui penyediaan obat OTC dan sarana pendukung.
Menurutnya, pengembangan unit usaha berbasis layanan kesehatan menjadi langkah strategis koperasi dalam menghadirkan akses obat-obatan yang aman, terjangkau, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Peluncuran 10 piloting gerai obat Kopdes/Kel Merah Putih disebut Menkop sebagai tonggak awal implementasi model usaha baru koperasi yang mengintegrasikan prinsip gotong royong dengan kebutuhan riil masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui gerai obat koperasi, kami ingin memastikan masyarakat desa dan kelurahan memperoleh akses obat-obatan berkualitas dengan harga wajar, serta dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan 63 Koperasi Kelurahan Merah Putih di wilayahnya dengan mengalokasikan dana hibah sebesar Rp1,89 miliar.
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Abadijaya Adi Fuad Zein menambahkan, koperasi mereka akan dikembangkan dengan membangun potensi ekonomi lokal.
Saat ini, Kopkel Abadijaya telah bekerja sama dengan tiga dapur MBG dan mengembangkan unit usaha lain seperti simpan pinjam, pangkalan LPG, serta konter pulsa.
Adi menyebut, koperasinya juga telah menerima dana hibah sebesar Rp30 juta dari Pemerintah Kota Depok untuk modal usaha dan kelengkapan perkantoran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!