Komunitas Ginjal Sehat Selalu Terus Memotivasi Para Penderita Ginjal Mendapat Akses Perawatan yang Optimal
📅 Jumat, 15 Mar 2024, 09:49 WIB | Oleh: Vitto Budi
Doc: istimewa
JAKARTA- Komunitas Ginjal Sehat Selalu (GSS) terus memotivasi para penderita gagal ginjal untuk terus mendapatkan akses yang merata untuk perawatan dan praktik pengobatan yang optimal. Motivasi itu seiring dengan tema Hari Ginjal Sedunia yang diperingati setiap 9 Maret, yang pada tahun ini diperingati dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal.
Ketua GSS, Martin Budi Ilham disela-sela seminar dan buka bareng anggota GSS bersama Prodia di Kantor Pusat Prodia di Jakarta, Kamis (14/3) mengatakan pihaknya terus menginisiasi berbagai kegiatan seperti seminar agar pada penderita penyakit tersebut bisa mendapatkan informasi yang benar tentang cara penanganan dan perawatan yang optimal.
Selain kepada penderita, melalui kegiatan-kegiatan positif seperti seminar dan sharing pengalaman, diharapkan jadi langkah preventif bagi masyarakat untuk mencegah jumlah penderita penyakit ginjal tidak terus bertambah secara signifikan.
"Kalau dulu penyalit ginjal ini identik dengan orang tua yang berumur 70 tahun, sekarang banyak pula anak usia muda sudah dinyatakan sebagai penderita," kata Martin.
Melalui kegiatan-kegiatan dan sharing session kata Martin, jumlah anggota GSS terus meningkat dari hanya sekitar 600 pada Juni 2023 lalu, kini sudah mencapai 1.100 dari seluruh Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Anggota GSS sendiri kata Martin terbagi dalam dua kategori yaitu GSS 1 yang dikhususkan bagi anggota yang sudah transplant ginjal dengan jumlah anggota pada 2023 lalu sebanyak 340 orang. Sedangkan, GSS 2 adalah mereka yang berminat untuk cangkok ginjal dengan jumlah anggota tahun lalu mencapai 267 orang.
GSS tambah Martin adalah group yang menaungi para pasien post transplant ginjal dan yang berminat cangkok serta masih hemodialisis (HD) atau cuci darah.
"Di GSS ini kita memberikan edukasi agar para anggota bisa merawat ginjalnya supaya awet dan tahan lama," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Martin mengatakan pihaknya juga aktif membimbing anggotanya melalui whats app group di mana banyak para senior yang bersedia berbagi informasi tentang pengetahuan dan pengalamannya, bahkan memberikan bantuan finansial untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
"GSS juga punya Forum Ginjal Sehat (FGS) yang setiap minggu menggelar GMeet dengan maksimal 6 peserta yang dibimbing 4 mentor, kemudian acara tatap muka dan diskusi secara online. Setiap tahun kami mengadakan seminar dan ramah tamah serta berbagi kasih termasuk membantu kaum dhuafa," kata Martin.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada para pasien gagal ginjal agar tidak terbujuk oleh berbagai rayuan pengobatan alternatif, karena hanya menghabiskan tenaga, pikiran dan biaya yang lebih mahal.
"Jadi banyak yang memanfaatkan kondisi pasien dengan berbagai tawaran supaya mereka yang gagal ginjal tidak perlu cuci darah. Jangan tergoda, sebaiknya kalau sudah mengalami gejala segera ke dokter dan jalani pengobatan secara medis," imbau Martin.
Gaya Hidup
Dalam seminar yang menampilkan pembicara dr Lukman Zulkifli Amin Sp.PD, FINASIM dan Leo Setiadi salah seorang transplan ginjal sejak 1980 memotivasi para anggotanya untuk terus semangat dan menjalani aktivitas secara terukur agar bisa membangkitkan energi yang positif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!