Kim Jong-un Serukan Persenjataan Nuklir Lebih Besar
📅 Selasa, 03 Jan 2023, 05:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/KCNA VIA KNS
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, telah memerintahkan pengembangan misil balistik antarbenua (intercontinental ballistic missiles/ICBM) dan produksi senjata nuklir taktis yang lebih masif untuk mengatasi ancaman dari Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel). Hal itu dilaporkan oleh media pemerintah Korut pada Minggu (1/1).
Dalam sebuah pertemuan penting Partai Pekerja, Kim menyoroti perlunya mendorong persenjataan nuklir negara itu dan mengamankan kekuatan militer yang luar biasa untuk mempertahankan keamanan dan kedaulatan Korut.
Menurut laporan kantor beritaKCNA, Kim Jong-un telah mempresentasikan tugas sistem misil balistik antarbenua dengan kapabilitas serangan balik secara cepat sebagai dasar misi itu.
Laporan itu muncul beberapa jam setelah Korut meluncurkan misil balistik jarak pendek di lepas pantainya, dalam suatu uji senjata malam tahun baru yang jarang dilakukan pada larut malam.
Korut mengumumkan bahwa misil-misil tersebut merupakan peluru artileri berkaliber superbesar berukuran 600 mm yang mampu membawa hulu ledak nuklir taktis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korut juga menyatakan keberhasilan memproduksi tiga puluh unit peluncur ganda misil superbesar yang dilaporkan telah diserahkan ke unit artileri, sehingga Korut tampak telah menempatkan persenjataan tersebut untuk menghadapi pertempuran nyata.
Pyongyang bahkan membuat ancaman dengan mengatakan bahwa peluncur ganda tersebut merupakan senjata penyerang inti yang dapat menjangkau seluruh wilayah Korsel.
Sementara itu militer Korsel mengklasifikasikan peluncur ganda roket superbesar 600 mm milik Korut sebagai misil balistik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengutip pernyataan dari Kepala Staf Gabungan (JCS),Yonhapmelaporkan misil itu diluncurkan dari Yongseong di Ibu Kota Korut, Pyongyang, dan mendarat di Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.
Sebelumnya pada Sabtu (31/12) juga dilaporkan bahwa Korut meluncurkan tiga misil balistik jarak pendek, sehari setelah Korsel menguji wahana peluncur luar angkasa berbahan bakar padat. Peluncuran wahana oleh Korsel merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan pengintaian dan pengawasan berbasis luar angkasa.
Sebelumnya pada awal Desember lalu, Korut mengatakan bahwa negaranya sedang menguji tahap akhir yang penting untuk pengembangan satelit pengintaian pertamanya, dengan mengklaim bahwa pihaknya telah mengembangkan teknologi canggih untuk mengambil gambar dari luar angkasa.
Peluncuran misil Korut itu juga menyusul serbuan limadroneKorut ke wilayah udara Korsel awal pekan ini.
Ketegangan antar militer di Semenanjung Korea makin memanas sepanjang 2022 ketika Korut melakukan uji coba senjata hampir setiap bulan, termasuk peluncuran misil balistik antarbenua tercanggih yang pernah ada.
Produksi Massal
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!