Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah: Dua Rekor MURI Jadi Kado Istimewa HUT Ke-80 Jatim

📅 Senin, 13 Okt 2025, 13:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah: Dua Rekor MURI Jadi Kado Istimewa HUT Ke-80 Jatim Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima piagam Rekor MURI saat upacara HUT ke-80 Jatim di Gedung Negara Grahadi, Minggu (12/10/2025).

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut dua rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menjadi kado istimewa bagi masyarakat Jatim pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 provinsi itu.

“Anak-anakku murid SMA/SMK se-Jatim tidak hanya bernyanyi dan memainkan alat musik, tetapi sedang menulis sejarah. Mereka menegaskan bahwa generasi emas bukan sekadar cita-cita, tapi telah hadir dan berkarya di hadapan kita,” ujar Khofifah dalam keterangan di Surabaya, Senin (13/10).

Rekor pertama diraih melalui Paduan Suara Massal Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jawa Timur yang membawakan Mars Jawa Timur bertema “Berkumandang Mars Jawa Timur, Menyatukan Semangat Generasi Emas.”

Penampilan ini diikuti 1.300 siswa yang hadir langsung di Grahadi dan 53.933 siswa dari 772 sekolah secara daring. Para peserta merupakan juara lomba paduan suara tingkat kabupaten/kota yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Rekor kedua diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas pagelaran orkestra simfoni bertajuk “Jawa Timur Bersimfoni” oleh murid SMA/SMK terbanyak.

Pertunjukan tersebut melibatkan 230 pelajar dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik yang memainkan 167 alat musik berbagai jenis.

Menurut Khofifah, pagelaran “Jawa Timur Bersimfoni” menjadi representasi nyata filosofi “JATIM BISA” (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif).

"Denting, tiupan, petikan, dan gemuruh yang berpadu ini adalah simbol sinergi. Dari ruang-ruang kelas, kini mereka mempersembahkan harmoni untuk negeri,” tutur Khofifah.

Ia menambahkan melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya.

“Jawa Timur Bersimfoni bukan sekadar pagelaran, melainkan cerminan semangat Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh. Dari Bumi Majapahit untuk Nusantara,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa dua rekor MURI tersebut merupakan persembahan terbaik pelajar Jatim untuk HUT ke-80.

Ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong sekolah berinovasi dan berkreasi di berbagai bidang.

“Ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Jatim tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi antargenerasi muda," katanya.

Sementara itu, Founder Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Jaya Suprana menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan momentum bersejarah bagi pelajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.