Ketahanan Mental PSG Jadi Kunci Mencapai Semifinal Piala Dunia Antarklub
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 09:58 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Guardian
ATLANTA - Banyak yang membicarakan bakat menyerang sang juara Eropa Paris Saint-Germain, pemain sayap mereka yang cepat dan berbahaya, serta gaya bermain yang memukau, tetapi yang membawa mereka hingga semifinal Piala Dunia Antarklub pada hari Sabtu adalah ketahanan.
Tim asuhan Luis Enrique mengalahkan Bayern Munich 2-0 di Atlanta dengan hanya sembilan pemain pada akhir pertandingan setelah kartu merah untuk Willian Pacho dan Lucas Hernandez.
Kiper PSG Gianluigi Donnarumma melakukan beberapa penyelamatan apik untuk membantu peraih tiga gelar Prancis itu melaju ke empat besar, di mana mereka akan bertemu wajah yang tak asing lagi, Kylian Mbappe dari Real Madrid.
Kapten Marquinhos mengatakan mentalitas timnya sangat penting untuk terus menambah trofi di lemari trofi mereka.
"Itu adalah pertandingan yang memberi kami pelajaran, pertandingan yang membawa kami keluar dari zona nyaman," kata bek asal Brasil itu kepada wartawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"(Itu menunjukkan) mentalitas kelompok kami, sesuatu yang sering kami bicarakan -- menang itu sangat sulit dan terus menang bahkan lebih sulit lagi.
"Itulah mentalitas kami saat ini, untuk menunjukkan bahwa kami selalu lapar, bahwa kami selalu ingin melangkah lebih jauh."
Luis Enrique menjelaskan kerja timnya selama setahun terakhir telah berkontribusi pada tumbuhnya ketahanan mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini kembali ke musim yang kami jalani, kami menderita bersama... kami menunjukkan semangat tim yang sejati," kata pemain Spanyol itu.
"Kita mungkin menang, kita mungkin kalah, kita mungkin seri, tetapi sikap dan tindakan kita ada di sana."
PSG memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka pada bulan Mei setelah perjalanan sulit ke final, termasuk kemenangan di babak 16 besar atas Liverpool melalui adu penalti.
Donnarumma menjadi pahlawan saat mereka berjuang keras di Anfield pada bulan Maret dan mengalahkan tim asuhan Arne Slot, yang merupakan salah satu favorit untuk memenangkan trofi.
"Kami bahkan pergi ke Liverpool untuk mencari hasil -- Anda butuh mentalitas yang sangat bagus. Hari ini lagi, dengan dua pemain lebih sedikit, kami semua bersama di lapangan, bertahan sebagai satu tim, saling membantu di luar sana," kata Marquinhos.
"Saat kartu merah (pertama) terjadi, saya melihat rekan satu tim saya dan saya lihat mereka bersemangat untuk bertahan bersama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!