Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesempatan Emas Nih! Jepang Tawarkan Program Magang Siswa SMK untuk Tukar Ilmu tentang MBG

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 19:43 WIB | Oleh:
Kesempatan Emas Nih! Jepang Tawarkan Program Magang Siswa SMK untuk Tukar Ilmu tentang MBG Doc: ANTARA/HO-BGN.
Ket. Delegasi Kamar Dagang Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) mengunjungi SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat, untuk menawarkan transfer ilmu sekaligus magang siswa SMK terkIt Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA - Delegasi Kamar Dagang Jepang atau Japan Chamber of Commerce and Industry (JCCI) menawarkan program magang bagi para siswa SMK untuk saling bertukar ilmu tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua delegasi JCCI Hayashi Hiroto menyampaikan kekaguman atas pelaksanaan Program MBG di Indonesia yang telah menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat setiap hari, jumlah yang setara dengan hampir setengah populasi Jepang.

"Kami menawarkan program magang bagi siswa SMK serta pelatihan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN sebagai bagian dari transfer of knowledge (transfer ilmu). Jepang sendiri telah memulai program makan siang sekolah sejak 1889, atau lebih dari 137 tahun lalu," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/1).

Hayashi menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi SPPG Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Ia menilai pengalaman Jepang menjalankan program makan siang di sekolah cukup relevan sebagai referensi peningkatan keamanan pangan MBG.

Menurutnya, petunjuk teknis dan standar operasional MBG di Indonesia telah memenuhi standar tinggi dan hampir setara dengan Jepang.

"Yang membedakan adalah pada tahap memasak. Di Jepang, suhu setiap menu diukur sebelum disajikan, dengan standar minimal 80 derajat Celsius untuk memastikan makanan aman," ujar dia.

Dalam waktu singkat, Indonesia mengembangkan sistem MBG berskala masif hingga menarik delegasi Jepang datang langsung meninjau dapur dan distribusi ke sekolah.

Delegasi JCCI secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding dan meninjau langsung bagaimana pemerintah Indonesia mampu mengembangkan sistem MBG secara cepat, terstruktur, dan dalam skala yang sangat besar.

Sebaiknya Anda baca juga:

Juru Bicara BGN Dian Fatwa menyambut baik kunjungan dan tawaran kerja sama tersebut.

"Capaian MBG menunjukkan Indonesia mampu menjalankan program berskala masif dan kini menjadi lokasi studi banding. Kolaborasi dengan Jepang akan memperkuat kualitas serta keamanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kedua negara," tuturnya.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi delegasi Jepang, yang tampak terharu melihat sambutan hormat para siswa dengan mencium tangan para delegasi serta keceriaan anak-anak saat menikmati MBG. Hal tersebut menjadi penanda bahwa program ini diterima dengan baik oleh penerima manfaat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.