Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Puluhan Penari Mendapat Pelatihan Membuat Konten Menari di Medsos

📅 Senin, 31 Jul 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Puluhan Penari Mendapat Pelatihan Membuat Konten Menari di Medsos Doc: ANTARA/HO - Sanggar Candra Mustika
Ket. Seniman Abing Santoso mengajari puluhan penari an pecinta seni tari membuat konten vieo klip untuk media sosial di Tulungagung, Minggu (30/7/2023).

Kabupaten Tulungagung - Keren, puluhan seniman atau penggiat seni tari dari beberapa daerah di Jawa Timur, Minggu mendapat pelatihan membuat konten menari di media sosial.

Kegiatan yang diberi tajuk "Workshop Nyantrik 5" itu diselenggarakan Sanggar Candra Mustika, bertempat di lingkungan Balai Kesenian Rakyat Tulungagung.

"Ini menjadi bagian dari edukasi sekaligus pengembangan kapasitas para penari (pelaku dan pecinta seni tari) di Tulungagung maupun beberapa daerah sekitar,"" kata Ketua Panitia Nyantrik 5, Aulia Amy Renata.

Sebanyak 63 seniman tari aerah terlibat dalam kegiatan itu. Mereka tak hanya datang dari berbagai penjuru Tulungagung, namun juga dari Kabupaten Blitar, Kediri, Malang serta Trenggalek.

Workshop tari tersebut mendatangkan seorang konten kreator yang juga dosen di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatika (STKW) Surabaya, Abing Santoso.

"Kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri dalam dunia seni tari. Para seniman dituntut untuk dapat menampilkan karya di media sosial sebagai salah satu sarana edukasi," kata Abing.

Di hadapan peserta workshop, Abing mengajak peserta untuk membuat konten menari di media sosial.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi penari di era digital.

Menurut dia, media sosial harus dapat dimaksimalkan untuk mengenalkan karya tari ke masyarakat. "Resiko awal pasti di bully netizen (warganet), namun hal tersebut jangan sampai menyurutkan semangat teman-taman penari," katanya.

Tak hanya memberi motivasi, dosen di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatika (STKW) Surabaya ini juga membuat konten bersama peserta workshop.

Mereka diajarkan cara membuat konten menari di media sosial dengan durasi 30 detik. Pemilihan gerak dan lagu menjadi salah satu kunci dalam membuat konten di media sosial.

"Karya tari di media sosial berbeda dengan tari pada umumnya, ini yang harus dikenali oleh seniman tari saat ini," katanya.

Workshop tari dengan mendatangkan pesohor bukan pertama kali digelar komunitas penari Tulungagung.

Tahun lalu, gelaran serupa mereka gelar dengan mendatangkan maestro tari Didik Nini Thowok sebagai pemateri.

Sementara tahun ini yang didatangkan sebagai pengisi acara dalamWorksho Nyantrik 5 adalah seorang konten kreator yang juga dosen tari dari STKW Surabaya, Abing Santoso.

"Pada prinsipnya kami belajar bersama dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten," kata Amy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.