Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpar minta daerah 3B petakan destinasi buat dibantu promosi

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Kemenpar minta daerah 3B petakan destinasi buat dibantu promosi Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Kementerian Pariwisata minta petakan pola perjalanan untuk paket wisata 3B, di Buleleng, Bali, Minggu (22/6).

Buleleng -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meminta daerah 3B atau Banyuwangi, Bali Utara, dan Bali Barat memetakan destinasi wisata yang dimiliki untuk dibantu promosinya.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa dalam Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Dalam Rangka Mendukung Paket Wisata 3B, di Buleleng, Bali, Minggu.

“Mudah-mudahan dalam pertemuan kali ini sudah bisa dipetakan untuk Banyuwangi destinasinya apa, untuk Jembrana apa, dan untuk Buleleng apa, kami prioritaskan hal itu yang kemudian nanti kita akan gencarkan dengan promosinya,” kata dia.

Dengan menyusun paket wisata 3B yang tepat, maka ditemukan pola perjalanan yang dapat dijual dalam berbagai pameran perjalanan wisata dunia dalam misi penjualan seperti ke Seoul dan Beijing.

“Saya berharap nanti paket wisata 3B ini bisa juga dijual di sana, jadi ini untuk memperkuat kembali posisi Bali Barat dan Bali Utara sebagai pemecah konsentrasi kemacetan yang terjadi di Bali Selatan,” ujar Ni Luh Puspa.

Wamenpar mengarahkan agar destinasi yang ditentukan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu destinasi wisata regeneratif yang berkelanjutan, sehingga juga diminati oleh seluruh kelompok wisatawan.

Saat ini yang menjadi sasaran utama paket wisata 3B adalah turis China, sebab mereka dapat mendarat dengan pesawat carter di Banyuwangi dan dapat disebar ke Bali Utara dan Bali Barat melalui jalur darat dan laut.

Wamenpar yang juga berasal dari Buleleng atau Bali Utara itu mengatakan, paket wisata 3B sudah diluncurkan sejak era Menteri Sandiaga Uno dan saat ini peningkatannya mencapai 5-10 persen.

Tak ingin berpuas dengan angka tersebut, ia ingin dengan pola-pola perjalanan wisata yang lebih tepat dan banyak maka realisasinya lebih tinggi.

“Ini yang paling penting, realisasinya sudah semaksimal apa, karena saya tidak ingin terus-terusan mendengar, Bali pariwisata berlebih terus seperti itu,” ujarnya.

“Saya ingin wisatawan itu benar-benar bisa tersebar ke seluruh tempat di Bali yang kekayaannya itu tidak ada habisnya, maka satu hal yang baik sekali yang dilakukan oleh Pak Sandiaga waktu itu meluncurkan paket wisata 3B,” ujar Ni Luh Puspa lagi.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Gede Dody Sukma menambahkan bahwa daerah 3B memiliki kesamaan, yaitu potensi kepariwisataannya.

Namun, ia mengakui pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri meski sudah bersinergi, sebab membutuhkan bantuan pemerintah pusat.

"Potensi kepariwisataan berbasis alam pada dasarnya sama, memiliki pantai, perbukitan, pegunungan, hutan, tentu dengan potensi sama ini untuk penguatan kita harus bersinergi, tapi dalam rangka mendistribusikan wisatawan agar menyebar ke Bali Utara dan Jawa Timur perlu penguatan di bawah supervisi pemerintah pusat," ujar Gede Dody.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.