Kemenag Lakukan Deteksi Dini Konflik Keagamaan di Sulut
📅 Senin, 07 Apr 2025, 17:05 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MANADO - Kementerian Agama (Kemenag) melakukan Instrumen Asesmen Early Warning System (EWS), guna mendeteksi dini konflik keagamaan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Hal ini kami lakukan dalam upaya memperkuat deteksi dini dan pencegahan konflik bernuansa keagamaan," kata Kepala Kemenag Minahasa Tenggara, Thaib Mokobombang, di Ratahan, Senin (7/3).
Ia menegaskan bahwa pengembangan Early Warning System merupakan program nasional Kementerian Agama RI yang bertujuan untuk deteksi dini serta antisipasi terhadap potensi konflik berdimensi keagamaan.
Program ini, katanya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Program ini sangat penting dalam upaya menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan beragama di Minahasa Tenggara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan adanya sistem peringatan dini, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi permasalahan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar," katanya.
Dia mengatakan Kemenag melakukan koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Minahasa Tenggara.
Ia menambahkan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Kementerian Agama dan Badan Kesbangpol, mengingat kedua institusi memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui instrumen asesmen ini, diharapkan dapat terpetakan berbagai potensi kerawanan konflik keagamaan di daerah, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah mitigasi yang tepat dan cepat.
Kemenag Mitra bersama Kesbangpol juga akan terus melakukan evaluasi dan sosialisasi agar instrumen ini dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh wilayah Minahasa Tenggara.
Dengan adanya koordinasi ini, Kemenag Mitra menegaskan komitmen dalam mengawal program kerukunan umat beragama, memastikan setiap langkah pencegahan konflik berbasis agama dapat berjalan efektif.
Memperkuat kerja sama lintas sektor dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Minahasa Tenggara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!