Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemarau, Pemprov Jatim Sinergi dengan BNPB Antisipasi Bencana Kekeringan dan Karhutla

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Kemarau, Pemprov Jatim Sinergi dengan BNPB Antisipasi Bencana Kekeringan dan Karhutla Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan keterangan pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (27/3).

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering menjelang musim kemarau 2026.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi dengan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (27/3).

Khofifah mengatakan, meski sejumlah daerah masih dilanda banjir, indikasi kekeringan sudah mulai muncul di beberapa wilayah. Berdasarkan data BMKG, kondisi tersebut diperkirakan meningkat mulai April dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Bahkan hari ini di Tuban sudah ada yang mengalami kekeringan,” kata Khofifah.

Dia menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi sektor pertanian, khususnya tanaman padi yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

Karena itu, Pemprov Jatim akan menyiapkan berbagai langkah teknis, termasuk pembangunan sumur dalam untuk menjaga produktivitas lahan.

Menurutnya, saat ini indeks pertanaman (IP) Jawa Timur berada di angka 2,7 dan ditargetkan meningkat, terutama di daerah yang telah mencapai IP 3,5 seperti Ngawi.

“Ketahanan pangan adalah kebutuhan nasional. Oleh karena itu, Pak Kepala BNPB, Pak Letjen TNI Dr. Suharyanto, memiliki peta yang komprehensif yang akan menjadi panduan bagi Pemprov Jatim untuk melakukan rencana aksi (plan of action) yang detail dan terukur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa kesiapsiagaan perlu ditingkatkan sejak dini, mengingat fenomena bencana yang terjadi tidak merata di setiap wilayah Indonesia.

Ia mencontohkan, saat beberapa daerah masih dilanda banjir, wilayah lain seperti Riau justru sudah mengalami kebakaran hutan dan lahan hingga ribuan hektare.

“Karena luasnya wilayah, makanya bukan sesuatu yang berlebihan apabila hari ini kami BNPB dengan Provinsi Jatim ini meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau atau musim kekeringan,” kata Suharyanto.

Dalam rakor tersebut, BNPB dan Pemprov Jatim menyepakati sejumlah langkah strategis. Pertama, penguatan satuan tugas darat (Satgas Darat) untuk penanganan kebakaran sejak dini.

“Tadi sepakat, Ibu Gubernur segera akan menggelar apel di semua kabupaten/kota, termasuk juga peralatan-peralatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Kedua, penyediaan sumber air melalui pembangunan sumur dan distribusi air dari sumber terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Jsmssmsk
Jsmssmsk
27 Mar 2026, 20:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.