Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebijakan Luar Negeri Prabowo Subianto: Diplomasi yang Berimbang untuk Indonesia

📅 Sabtu, 23 Nov 2024, 15:20 WIB | Oleh:
Kebijakan Luar Negeri Prabowo Subianto: Diplomasi yang Berimbang untuk Indonesia Doc: Dok. Istimewa
Ket. Klaus Heinrich Raditio

JAKARTA - Forum PRAKSIS Seri Ke-3 yang digelar pada Jumat (22/11) lalu menghadirkan Klaus Heinrich Raditio sebagai pembicara utama, membahas prediksi dan harapan terkait kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Dengan tema "Prediksi dan Harapan Kebijakan Luar Negeri Prabowo," diskusi ini menyoroti dinamika geopolitik global dan arah baru diplomasi Indonesia.

Klaus mengungkapkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, hubungan Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berkembang pesat. Dengan delapan kunjungan resmi Jokowi ke RRT dan 18 kali pertemuan dengan Presiden Xi Jinping, Tiongkok menjadi mitra dagang sekaligus investor terbesar bagi Indonesia. Namun, di era Prabowo, fokus hubungan bilateral ini diprediksi akan berubah, mengutamakan kesejahteraan masyarakat dibandingkan pembangunan infrastruktur.

“Presiden Prabowo diperkirakan akan menerapkan kebijakan luar negeri yang lebih berimbang, tanpa mengabaikan prinsip bebas aktif Indonesia,” jelas Klaus. Pemerintah juga telah menunjukkan komitmen pada kebutuhan domestik dengan program-program strategis seperti pemberian makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil.

Dalam konteks hubungan Indonesia, Amerika Serikat (AS), dan RRT, Klaus menyoroti tantangan yang muncul dari kebijakan proteksionis AS jika Donald Trump kembali memimpin. Potensi penerapan tarif baru terhadap barang impor dari Tiongkok dapat berdampak signifikan pada ekonomi global, termasuk Indonesia. Meski hubungan Indonesia-AS telah mencapai status Kemitraan Strategis Komprehensif, Klaus menilai bahwa kolaborasi di sektor mineral kritis masih perlu diperkuat. Sementara itu, hubungan erat dengan Tiongkok akan terus menjadi andalan, terutama dalam mendukung hilirisasi nikel dan ekspansi kendaraan listrik.

Indonesia juga diprediksi akan mempertahankan perannya sebagai mediator di Laut China Selatan dan meningkatkan advokasi isu-isu dunia Islam, termasuk dukungan terhadap Palestina. Dalam forum multilateral seperti ASEAN dan BRICS, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan posisi strategisnya, termasuk melalui diversifikasi transaksi internasional yang mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Forum ini diselenggarakan oleh PRAKSIS, lembaga riset dan advokasi yang berfokus pada isu-isu hak asasi manusia, keadilan sosial, demokrasi, dan rekonsiliasi. PRAKSIS juga dikenal mendampingi kelompok rentan yang terpinggirkan secara sosial, ekonomi, dan politik, menjadikannya bagian penting dalam upaya mendorong kebijakan yang berkeadilan.

“Presiden Prabowo memiliki peluang untuk membawa Indonesia menuju diplomasi yang tidak hanya strategis, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tutup Klaus dalam diskusi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.