Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapolda Ingatkan Personel di Papua Barat untuk Jaga Netralitas pada Pemilu 2024

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 00:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolda Ingatkan Personel di Papua Barat untuk Jaga Netralitas pada Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Kapolda Papua Barat Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers di Manokwari.

Manokwari - Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Inspektur Jenderal PolisiJohnny Eddizon Isir mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga netralitas pada pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.

"Bapak Kapolri sudah menegaskan supaya anggota Polri tetap netral dan saya kembali ingatkan bahwa semua jajaran, mulaidari polda hingga polres jajaran harus netral," kata Johnny Isir kepada awak media di Manokwari, Selasa.

Ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh tahapan Pemilu 2024 berjalan maksimal.

Oleh sebab itu, Polda Papua Barat bersama polres jajaran menyelenggarakan Operasi Mantap Brata Mansinam selama 222 hari, terhitung sejak 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 guna menjamin keamanan jalannya pemilu.

"Beberapa wilayah, seperti Maybrat (Papua Barat Daya) menjadi fokus penambahan personel BKO (bawah kendali operasi). Banyak daerah rawan karena potensi konflik tinggi," jelasJohnny Isir.

Sementara itu, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNIIlyas Alamsyah Harahap mengatakan TNI senantiasa berpartisipasi memberikan dukungan pengamanan agar Pemilu 2024 terselenggara dengan baik.

"TNI siap mengerahkan kekuatan untuk menjaga keamanan, terutama di wilayah-wilayah yang dianggap rawan," ucap Pangdam.

Menurut Ilyas, penyelenggaraan pemilu yang damai dapat terlaksana apabila semua komponen masyarakat memberikan dukungan kepada aparat keamanan.

Selain itu, peran media massa juga tak kalah penting dalam mengedukasi masyarakat agar tidak terprovokasi dengan penyebaran informasi bohong atau hoaks melalui media sosial yang mengganggu keberlangsungan pemilu.

"Mari kita semua bahu membahu menjaga stabilitas keamanan dan politik yang tenteram," imbuhPangdam.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat Paskalis Semuanya menambahkan bahwa Operasi Mantap Brata Mansinam yang diselenggarakan selama 222 hari memberikan jaminan bagi penyelenggara pemilu melakukan semua tahapan.

"Kami mengapresiasi dukungan dari TNI dan Polri yang memberikan jaminan keamanan bagi penyelenggara dalam melaksanakan semua tahapan pemilu," ujar Paskalis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.