Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampanye Peran Aktif Keluarga dalam Menekan Kasus Stunting

📅 Senin, 06 Okt 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Kampanye Peran Aktif Keluarga dalam Menekan Kasus Stunting Doc: Antara
Ket. Dokumen kampanye dan penyuluhan upaya menekan kasus stunting di Kabupaten Bangkalan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangkalan Lutfiyana Lukman Hakim.

Bangkalan - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mengampanyekan pentingnya peran keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan bayi di bawah lima tahun (balita) dan menekan kasus stunting.

"Keluarga adalah gerbang utama kesehatan balita. Oleh karena itu, keluarga dituntut untuk memahami banyak hal tentang kesehatan, makanan bergizi dan cara mencegah stunting," kata Ketua TP-PKK Bangkalan Lutfiyana Lukman Hakim, dalam acara dialog dengan ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Tanah Merah, Senin.

Kecamatan Tanah Merah, merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang menjadi lokus kasus stunting.

Namun demikian, kasus stunting di kecamatan ini bisa ditekan, berkat program Gerakan Terpadu Penanganan Kasus Stunting (Gardu Stunting) yang dilakukan semua pihak.

"Karena itu, saya kembali datang hari ini untuk mengingatkan akan pentingnya penanganan kasus stunting melalui peningkatan peran keluarga," katanya.

Lutfiana menjelaskan TP-PKK Bangkalan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para kader posyandu, tentang edukasi cegah stunting melalui prilaku hidup sehat, dan makan makanan bergizi.

Para kader posyandu ini, kata dia, nantinya memberikan bimbingan langsung dari rumah ke rumah.

"Kalau ada kader posyandu datang mohon diperhatikan saran yang disampaikan, mohon diikuti dan laksanakan, sehingga kasus stunting bisa kita cegah," pinta Lutifiana.

Istri Bupati Bangkalan Lukman Hakim ini juga mengajak seluruh Ketua TP PKK kecamatan dan desa untuk terus menggalakkan sosialisasi program posyandu serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan balita.

"Anak-anak harus mendapatkan perhatian sejak dini. Maka dari itu, para ibu perlu memiliki kesadaran untuk datang ke posyandu agar mendapatkan pengarahan tentang pola pengasuhan yang benar,” ujar Lutfiyana.

Kegiatan kampanye cegah stuntung melalui peran aktif keluarga ini juga menjadi silaturahim sekaligus wadah berbagi pengalaman antar-pengurus TP PKK, guna memperkuat peran perempuan dalam mendukung program kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, angka kasus stunting di Kabupaten Bangkalan awalnya sebesar 60 persen dan sejak 2024 turun menjadi 10 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.