Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 20:00 WIB | Oleh:
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar Doc: AFP
Ket. Football Supporters Europe (FSE) bersama Euroconsumers resmi mengajukan gugatan terhadap FIFA ke Komisi Eropa. Gugatan ini terkait dugaan praktik monopoli dan harga tiket yang dinilai berlebihan untuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.

JAKARTA - Football Supporters Europe (FSE) bersama Euroconsumers resmi mengajukan gugatan terhadap FIFA ke Komisi Eropa. Gugatan ini terkait dugaan praktik monopoli dan harga tiket yang dinilai berlebihan untuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.

Dalam pernyataan resminya, FSE menilai FIFA telah menyalahgunakan posisinya sebagai satu-satunya penjual tiket resmi. Kondisi ini disebut membuat penggemar tidak memiliki alternatif lain selain menerima harga dan sistem pembelian yang dianggap tidak transparan.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa situasi ini tidak akan terjadi jika pasar tiket bersifat kompetitif. Mereka juga menyoroti adanya ketentuan pembelian yang dinilai tidak adil bagi penggemar, khususnya dari kawasan Eropa.

Sorotan utama dalam gugatan ini adalah harga tiket final yang melonjak drastis dibanding edisi sebelumnya. Tiket termurah untuk final yang dijadwalkan pada 19 Juli 2026 kini dibanderol mulai dari 4.185 dolar AS.

Harga tersebut disebut lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan tiket final Piala Dunia 2022 di Qatar. Angka ini juga jauh melampaui ekspektasi awal yang sebelumnya diproyeksikan FIFA dalam dokumen penawaran.

Sebagai perbandingan, tiket termurah final UEFA Euro 2024 hanya dijual sekitar 95 euro. Perbedaan ini semakin memperkuat kritik terhadap kebijakan harga yang diterapkan FIFA.

FSE juga mengungkapkan bahwa FIFA sebelumnya menjanjikan tiket dengan harga mulai dari 21 dolar AS. Namun dalam praktiknya, tiket termurah yang tersedia justru berada di kisaran 60 dolar AS untuk pertandingan tertentu.

Untuk laga-laga besar yang melibatkan tim unggulan, harga tiket bahkan rata-rata mencapai minimal 200 dolar AS. Kondisi ini dinilai semakin membatasi akses penggemar untuk menyaksikan langsung pertandingan.

Masalah tidak berhenti di situ, karena harga di pasar penjualan kembali resmi FIFA juga mengalami lonjakan ekstrem. Salah satu tiket kategori tiga untuk final di MetLife Stadium dilaporkan dijual hingga 143.750 dolar AS.

Angka tersebut mencapai lebih dari 41 kali lipat dari harga aslinya yang berada di kisaran 3.450 dolar AS. Lonjakan ini memicu kekhawatiran terkait praktik spekulasi dan kurangnya kontrol harga.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama dengan format 48 tim dan total 104 pertandingan. Turnamen ini akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dengan total hampir tujuh juta tiket yang disediakan, FIFA membatasi pembelian maksimal empat tiket per pertandingan dan 40 tiket selama turnamen. Namun, kebijakan ini dinilai belum cukup untuk mencegah lonjakan harga dan distribusi yang tidak merata.

Gugatan ini berpotensi menjadi tekanan besar bagi FIFA di tengah meningkatnya sorotan terhadap transparansi dan aksesibilitas dalam sepak bola global. Hasil dari proses ini dapat menentukan arah kebijakan penjualan tiket di turnamen besar mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.