Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kadin Genjot Pembangunan 1.000 Dapur Demi Wujudkan Program MBG

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kadin Genjot Pembangunan 1.000 Dapur Demi Wujudkan Program MBG Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kanan) melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional/BGN Dadan Hindayana (kiri) di Jakarta, Senin (16/6).

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan berinisiatif membangun 1.000 dapur bergizi atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Komitmen ini dipertegas Kadin lewat pertemuan antara Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Jakarta, Senin (16/6).

"Tadi kami update, kami melaporkan perkembangan Makan Bergizi Gratis Gotong Royong Kadin, antusiasmenya luar biasa. Tadi kami bicara bahwa Kadin berniat untuk ikutan 1.000 titik SPPG, dan kami akan mulai dengan pilot project," katanya.

Anindya menyatakan bahwa inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan gizi nasional, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat serta penciptaan lapangan kerja.

Pada kesempatan itu, dia menargetkan pilot project atau proyek percontohan dari dapur bergizi untuk MBG tersebut bisa dimulai sebelum 17 Agustus 2025 yang turut dilengkapi dengan buku panduan yang akan dikembangkan lebih luas untuk menjangkau Kadin di provinsi, kota, hingga pemangku kepentingan internasional.

Terkait dengan tantangan dalam sektor pangan dan gizi, lanjut Anindya, bahwa upaya BGN dalam membangun 30.000 titik dapur SPPG merupakan langkah besar yang perlu mendapat dukungan luas.

"Tugasnya itu untuk mencapai 30.000 titik SPPG bukan hal yang kecil dan kelihatannya bisa on target," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengerahkan kekuatan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan dapur bergizi, termasuk melibatkan UMKM dalam aspek pendanaan.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyambut baik kontribusi dunia usaha yang dinilai strategis dalam mendukung program prioritas nasional tersebut.

"Saya melihat Kadin merupakan bagian penting dari program MBG karena sebetulnya kita tahu bahwa kunci sukses MBG itu ada tiga, satu anggaran, dua SDM, dan tiga infrastruktur," kata Dadan.

Menurut dia, peran Kadin sangat besar dalam membangun infrastruktur serta memenuhi kebutuhan rantai pasok pangan bergizi yang akan tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan dari program MBG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.