Jurgen Klopp Buka Suara soal Alonso: Real Madrid Selalu Tak Sabar
📅 Selasa, 20 Jan 2026, 06:26 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LEIPZIG, JERMAN — Mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, mengaku berada dalam perasaan campur aduk menyusul kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid. Di satu sisi ia terkejut, namun di sisi lain keputusan itu dianggapnya sebagai sesuatu yang bisa diprediksi dari klub raksasa Eropa yang dikenal kejam dalam mengambil keputusan terhadap pelatih.
Alonso, mantan gelandang Real Madrid, hanya bertahan kurang dari delapan bulan di kursi pelatih Santiago Bernabéu. Ia meninggalkan klub dengan status “kesepakatan bersama”, sehari setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol.
“Ketika mendengar kabar tentang Xabi Alonso, rasanya campur aduk. Ya, saya terkejut. Tapi di saat yang sama, saya juga tidak terkejut,” ujar Klopp kepada AFP dan sejumlah media lain di Leipzig. “Saya bereaksi seperti, ‘apa?’ dan sekaligus ‘ya, tentu saja’.”
Klopp lalu menyinggung sejarah kebijakan keras Real Madrid terhadap pelatih. Ia mengingatkan pemecatan Jupp Heynckes pada 1998, hanya delapan hari setelah membawa Madrid menjuarai Liga Champions, semata-mata karena gagal meraih gelar La Liga. “Di Madrid memang selalu seperti itu ketika mereka tidak berada di puncak klasemen,” kata Klopp.
Pria berusia 58 tahun itu, yang kini telah setahun menjabat sebagai kepala global sepak bola Red Bull, menilai Real Madrid tampak tidak memiliki rencana yang jelas pasca-kepergian Alonso. Ia bahkan meragukan Madrid akan dengan mudah menemukan pengganti yang tepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya tidak tahu persis mengapa ini terjadi, tetapi ini selalu kasus yang spesifik, bukan masalah umum. Yang mereka lihat sekarang, Real Madrid, adalah bahwa mendatangkan pelatih berikutnya tidak semudah itu,” ujarnya.
“Saya selalu menyarankan, jika Anda memecat seorang pelatih, sebaiknya sudah punya gambaran siapa penggantinya. Dan itu harus realistis. Jika mereka berpikir bisa mendapatkan Pep Guardiola, saya kira peluangnya tidak besar.”
Klopp juga menepis rumor yang mengaitkan dirinya dengan kursi pelatih Real Madrid, menyebutnya sebagai spekulasi media semata.
“Saya berada di titik kehidupan di mana saya benar-benar damai dengan posisi saya sekarang. Saya tidak ingin berada di tempat lain,” katanya. “Saya tidak bangun pagi lalu merasa bersemangat jika Real Madrid menunjukkan ketertarikan, jika itu pun benar, karena itu hanya media.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski pernah meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk juara liga di Inggris dan Jerman serta trofi Liga Champions bersama Liverpool, Klopp menegaskan bahwa untuk saat ini ia merasa kariernya sebagai pelatih telah selesai.
“Apakah saya ingin melatih lagi? Saat ini saya akan menjawab tidak. Tapi saya juga tidak bisa mengatakan tidak pernah sama sekali,” ujarnya. “Saya tidak berharap berubah pikiran, tetapi saya juga tidak tahu apa yang akan terjadi.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!