Jumlah Saham Publik Minim, Pemegang Saham CIMB Niaga Terbitkan Saham Baru
📅 Jumat, 12 Jan 2024, 09:12 WIB | Oleh: Vitto Budi
Doc: Istimewa
JAKARTA- Pemegang Saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyetujui rencana penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 10.599.000 lembar saham atau setara dengan 0,04 persen dari saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Selain menyetujui aksi korporasi, para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (11/1) juga sepakat untuk memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi, untuk menentukan jumlah saham yang diterbitkan dan harga saham baru. Pada saat yang sama, pemegang saham juga memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan, untuk menyatakan mengenai realisasi penerbitan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu.
Aksi korporasi tersebut sebagai upaya Perseroan untuk memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memenuhi persyaratan agar tetap tercatat di Bursa yaitu dengan memiliki jumlah saham free float paling sedikit 50.000.000 (lima puluh juta) lembar saham dan paling sedikit 7,5 persen dari jumlah saham tercatat.
Adapun per posisi 31 Desember 2023, saham free float yang dimiliki CIMB Niaga adalah 1.759.684.459 lembar saham atau setara dengan 7,07 persen dari jumlah saham tercatat perseroan dengan kode perdagangan BNGA itu.
Aksi korporasi lainnya yang dilakukan CIMB Niaga saat ini adalah menjual kembali saham tresuri sejumlah 188.878.782 lembar saham atau setara dengan 0,76 persen dari jumlah saham tercatat perseroan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, dengan terpenuhinya ketentuan tersebut, jumlah saham beredar CIMB Niaga akan bertambah, sehingga akan meningkatkan likuiditas perdagangan sahamnya. Hal itu diharapkan juga semakin menarik minat para investor untuk menjadikan saham CIMB Niaga sebagai pilihan investasinya.
Fransiska menjelaskan, seluruh dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru itu akan dipergunakan seluruhnya untuk pembiayaan ekspansi kegiatan usaha dalam bentuk penyaluran kredit di seluruh segmen bisnis termasuk konsumer, korporat, komersial, UKM, baik perbankan konvensional maupun perbankan syariah, namun tidak termasuk Perusahaan Anak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!