Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Kepadatan Tulang Sejak Dini, Bayer Dorong Selfcare Berbasis Sains untuk Cegah Osteoporosis

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 19:20 WIB | Oleh:
Jaga Kepadatan Tulang Sejak Dini, Bayer Dorong Selfcare Berbasis Sains untuk Cegah Osteoporosis Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Para narasumber dalam acara diskusi “The Science Behind: Strong Bones, Preventing Osteoporosis Starts Today,” di Jakarta pada hari Kamis (23/10). Memperingati World Osteoporosis Day 2025, Bayer korporasi global berbasis life-science mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia produktif.

JAKARTA – Osteoporosis atau keropos tulang masih menjadi tantangan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta orang terdampak di seluruh dunia. International Osteoporosis Foundation (IOF) mencatat, 1 dari 3 perempuan dan 1 dari 5 laki-laki berusia 50 tahun ke atas akan mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Di Indonesia, prevalensinya cukup tinggi, mencapai 23% pada perempuan usia 50–70 tahun dan meningkat hingga 53% pada usia di atas 70 tahun.  Data Persatuan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menunjukkan bahwa lebih dari 41.7% masyarakat Indonesia mengalami kepadatan tulang rendah (osteopenia), mencerminkan masih rendahnya kesadaran akan pentingnya pemenuhan asupan kalsium dan vitamin D harian.

Memperingati World Osteoporosis Day 2025, Bayer korporasi global berbasis life-science mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia produktif. Perusahan ini mendorong pemahaman selfcare berbasis science melalui peran nutrisi dan gaya hidup aktif sebagai langkah proaktif dalam mencegah osteoporosis.

Marketing Manager Nutritional Bayer Indonesia Maharani Africia Saragih menyampaikan, World Osteoporosis Day 2025 menjadi momen penting untuk mengingatkan bahwa tulang kuat dimulai dari kebiasaan sehat sejak muda. Osteoporosis bukan hanya persoalan usia lanjut, tapi hasil dari kebiasaan yang kita bentuk sejak usia produktif.

“Melalui edukasi berkelanjutan dan produk berbasis sains, Bayer ingin membantu masyarakat Indonesia membangun kebiasaan menjaga tulang kuat sejak dini agar tetap aktif dan sehat di masa depan,” dalam diskusi “The Science Behind: Strong Bones, Preventing Osteoporosis Starts Today,” di Jakarta pada hari Kamis (23/10).

Pada kesempatan yang sama Dokter Spesialis Ortopedi dr. Aldico Sapardan Sp.OT. CF., memaparkan fakta medis dan menegaskan urgensi pencegahan osteoporosis sejak dini. Menurut dia osteoporosis adalah penyakit progresif yang sering tidak terdeteksi hingga terjadi patah tulang.

“Osteoporosis sering disebut silent disease karena sering kali didiagnosis hanya setelah penderita mengalami fraktur.  Puncak massa tulang tercapai di usia 20–30 tahun, sehingga periode ini menjadi critical window untuk mencegah osteoporosis,” ujar dia.

Jika dilewatkan, risiko patah tulang di usia lanjut akan jauh lebih besar. Kekurangan kalsium dalam tubuh, akan membuat tubuh mengambil cadangan kalsium dari tulang. Jika terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan penurunan massa tulang dan Osteoporosis,” jelas dr. Aldico.

Ia menambahkan, selfcare untuk pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak dini seperti beraktivitas dan latihan fisik secara rutin dan teratur, diet seimbang kaya akan kandungan kalsium, menghindari rokok dan minuman beralkohol serta kafein yang berlebihan, mengonsumsi susu dan kacang-kacangan, cukup paparan sinar matahari sebelum pukul 9 pagi, dan jika diperlukan mengonsumsi suplemen yang mengandung kalsium dan vitamin D.

“Dampak osteoporosis tidak hanya terasa secara kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi. Patah tulang akibat osteoporosis sering menyebabkan penyintasnya kehilangan kemandirian. Sebanyak 40% penyintas tidak lagi mampu berjalan sendiri, dan 60% masih membutuhkan bantuan setahun setelah mengalami patah tulang panggul,” ujar dia.

Melihat seriusnya dampak tersebut, Ade Rai, Fitness Practitioner menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang secara mandiri. Banyak orang berfokus pada olahraga kardio untuk menjaga kesehatan, tetapi sering melupakan latihan penguatan tulang.

“Padahal, tulang yang sehat menopang otot, menjaga keseimbangan, dan menyimpan mineral penting. Penerapan gaya hidup aktif, olahraga teratur, serta pemenuhan nutrisi seperti kalsium dan vitamin, merupakan bentuk selfcare yang paling mungkin dilakukan,” ujar Ade.

Solusi untuk Jaga Kepadatan Tulang

Mendukung kesehatan tulang masyarakat Indonesia, Bayer menghadirkan solusi berbasis sains melalui CDR - suplemen yang diformulasikan dengan kalsium, vitamin D, serta vitamin C & B6 untuk membantu pembentukan dan pemeliharaan kepadatan tulang. Kombinasi nutrisi yang terkandung di dalamnya menjadikan CDR bagian penting dari gaya hidup sehat sehari-hari, terutama bagi mereka yang aktif di usia produktif sebagai investasi kesehatan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.