Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kata Ade Rai tentang Orang yang Cuek dengan Kesehatannya: Jangan Nunggu Sakit Baru Peduli!

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 12:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kata Ade Rai tentang Orang yang Cuek dengan Kesehatannya: Jangan Nunggu Sakit Baru Peduli! Doc: Instagram/@ade_rai
Ket. Pegiat gaya hidup sehat, Ade Rai

JAKARTA - Praktisi kebugaran dan pegiat gaya hidup sehat Ade Rai menyoroti fenomena rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Ia mengungkapkan, banyak orang baru menyadari nilai kesehatan setelah tubuh memberi sinyal lewat penyakit.

“Sehat itu tidak menarik selagi masih kita punya. Ia baru terasa menarik saat pergi dari kita,” ujar Ade Rai dalam diskusi bertema "The Science Behind: Strong Bones, Preventing Osteoporosis Starts Today" di Jakarta, Kamis.

Ade Rai menjelaskan, sebagian besar penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik sebenarnya berawal dari perilaku hidup yang salah.

Ia menilai, tubuh manusia memiliki kecerdasan alami untuk menyeimbangkan diri atau yang disebut homeostasis. Menurut dia, tubuh manusia selalu berusaha menyelamatkan diri dari kondisi ekstrem dengan beradaptasi, tetapi manusia justru sering mengabaikan pesan yang dikirim tubuh.

“Orang yang masih sakit sebenarnya masih punya kabar baik karena tubuhnya masih berjuang untuk menyelamatkan dirinya dari kematian,” ujarnya.

Ade Rai juga menyoroti perilaku masyarakat yang lebih fokus mencari solusi instan melalui obat atau suplemen, alih-alih memperbaiki akar masalah lewat perubahan perilaku.

Ia juga menegaskan bahwa kunci kesehatan sejati adalah perubahan gaya hidup dengan menjaga pola makan, menjauhi makanan ultra-proses, tidak merokok, membatasi alkohol, dan aktif berolahraga, termasuk latihan beban (strength training) untuk memperkuat otot dan tulang.

“Tubuh kita itu ibarat pacar yang selalu disia-siakan tapi tetap setia mencintai kita. Jadi, selama tubuh masih memberi kesempatan, jangan tunggu sakit untuk mulai peduli,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.