Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Pada Anak

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 00:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jadikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Pada Anak Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Sosialisasi pentingnya membangun persatuan, kesatuan dan kebersamaan generasi muda yang dilaksanakan FPK Kota Sukabumi di salah satu SMPN di Kota Sukabumi, Jabar.

Sukabumi - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Sukabumi memanfaatkan momen masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang masih dilaksanakan di beberapa sekolah di Kota Sukabumi, Jawa Barat untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme anak sejak usia dini.

"Kami memanfaatkan momen MPLS ini untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik khususnya yang sedang melaksanakan MPLS tentang pentingnya menjaga persatuan, kesatuan dan keberagaman dengan tujuan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme anak sejak usia dini," kata Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi Mimbar Solihin di Sukabumi, Senin.

Menurut Mimbar, sosialisasi ini penting dilaksanakan agar para pelajar di berbagai tingkatan pendidikan bisa memahami pentingnya membangun persatuan, kesatuan dan kebersamaan generasi muda yang akan menjadi calon pemimpin bangsa ini di masa mendatang.

Jiwa nasionalisme harus tertanam sejak usia dini agar mereka memahami pentingnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ideologi bangsa (Pancasila) dan lainnya dari berbagai gangguan baik dari dalam maupun luar negeri.

Maka dari itu, pihaknya berharap para peserta didik baru bisa menjadi individu yang tidak hanya cakap dari sisi akademis, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi, berakhlak baik dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

"Nasionalisme harus tertanam sejak usia dini, karena masa depan bangsa ini ada di tangan mereka. Sehingga dengan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat bangsa ini tidak akan mudah dipecah belah," tambahnya.

Di sisi lain, Mimbar mengatakan selain memberikan pemahaman tentang nasionalisme pihaknya juga melakukan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap pelajar baik di dalam maupun luar sekolah seperti tawuran, perundungan dan lainnya.

Pihaknya menginginkan sekolah menjadi tempat teraman, sehingga para pelajar akan merasa semangat untuk bersekolah karena selama di sekolah mereka akan merasa aman, nyaman dan menyenangkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.