Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ISS Gelar Simulasi Operasi Bedah di Luar Angkasa

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
ISS Gelar Simulasi Operasi Bedah di Luar Angkasa Doc: NASA/VIRTUAL INCISION
Ket. Miniaturized In vivo Robotic Assistant (MIRA), sistem bedah berbantuan robot mini dari Virtual Incision, digambarkan dalam posisi untuk mencapai karet gelang yang berfungsi sebagai simulasi jaringan bedah.

WASHINGTON - Para ahli bedah baru-baru ini berhasil menggelar simulasi operasi di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) menggunakan robot kecil yang dikendalikan dari bumi.

Dikutip dari The Straits Times, eksperimen pertama kali di orbit yang dianggap sukses tersebut, mewakili langkah baru dalam pengembangan bedah luar angkasa, yang mungkin diperlukan untuk menangani keadaan darurat medis selama perjalanan panjang berawak, seperti ke Mars yang membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan teknik bedah kendali jarak jauh di Bumi, untuk melayani daerah terpencil. Robot yang dikembangkan oleh Virtual Incision (VIC) dan Universitas Nebraska ini diberi nama spaceMira. Perangkat tersebut tiba di ISS pada akhir Januari, dibawa oleh roket SpaceX.

Disimpan di dalam kotak kompak seukuran oven microwave, robot tersebut dipasang pada 8 Februari oleh astronaut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Loral O'Hara, yang telah berada di luar angkasa sejak September 2023.

Eksperimen tersebut kemudian dilakukan pada 10 Februari, dari kantor pusat VIC di Lincoln, Nebraska. Itu berlangsung sekitar dua jam, dengan enam ahli bedah mencoba mengoperasikan robot yang dilengkapi dengan kamera dan dua lengan.

"Eksperimen ini menguji teknik bedah standar, seperti menggenggam, memanipulasi, dan memotong jaringan. Jaringan yang disimulasikan terbuat dari karet gelang," kata VIC dalam sebuah pernyataan.

Dalam video yang dibagikan oleh perusahaan tersebut, terlihat satu lengan yang dilengkapi penjepit mencengkeram tali jam dan meregangkannya, sementara lengan lainnya yang dilengkapi gunting membuat potongan, melakukan pembedahan.

Kesulitan utama operasi tersebut adalah jeda waktu sekitar 0,85 detik, antara pusat operasi di Bumi dan ISS. Untuk eksperimen kontrol, proses yang sama akan dilakukan dengan peralatan yang sama, tetapi di Bumi.

"Eksperimen ini dianggap sukses besar oleh semua ahli bedah dan peneliti, dan tidak ada kendala sama sekali," kata VIC dalam sebuah pernyataan, mengeklaim bahwa hal itu akan mengubah masa depan pembedahan.

Badan antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) yang memberikan sejumlah dukungan finansial untuk proyek tersebut, mengatakan bahwa dengan misi luar angkasa yang lebih lama, potensi kebutuhan akan perawatan darurat meningkat.

"Termasuk prosedur bedah mulai dari penjahitan luka yang sederhana hingga aktivitas yang lebih kompleks," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.