Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Menyambut 'Sinyal Menggembirakan' dari AS Menjelang Pembicaraan Nuklir Jenewa

📅 Senin, 23 Feb 2026, 14:32 WIB | Oleh:
Iran Menyambut 'Sinyal Menggembirakan' dari AS Menjelang Pembicaraan Nuklir Jenewa Doc: Istimewa
Ket. Presiden Iran Pezeshkian menyuarakan optimisme yang hati-hati saat Oman mengkonfirmasi putaran ketiga negosiasi Iran-AS di Jenewa pada hari Kamis.

TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat telah menghasilkan "sinyal yang menggembirakan", tetapi memperingatkan bahwa Teheran siap menghadapi skenario apa pun menjelang putaran negosiasi berikutnya yang dijadwalkan pada hari Kamis.

Dari Al Jazeera, komentarnya pada hari Minggu (22/2) muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan konflik militer, dengan Washington meningkatkan kehadiran militernya di Teluk dan Presiden AS Donald Trump memperingatkan "hal-hal yang sangat buruk" jika tidak ada kesepakatan yang tercapai mengenai program nuklir Teheran.

“Iran berkomitmen pada perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” tulis Pezeshkian di X.

“Negosiasi baru-baru ini melibatkan pertukaran proposal praktis dan menghasilkan sinyal yang menggembirakan. Namun, kami terus memantau tindakan AS dengan cermat dan telah melakukan semua persiapan yang diperlukan untuk skenario potensial apa pun,” katanya.

Optimisme yang hati-hati itu muncul setelah Menteri Luar Negeri Oman, Badr Al Busaidi, mengkonfirmasi putaran ketiga pembicaraan tidak langsung antara kedua pihak di Swiss.

“Dengan senang hati saya konfirmasikan bahwa negosiasi AS-Iran kini dijadwalkan akan berlangsung di Jenewa pada hari Kamis ini, dengan upaya positif untuk melangkah lebih jauh menuju penyelesaian kesepakatan,” kata Al Busaidi, yang bertindak sebagai mediator dalam pembicaraan tidak langsung antara Washington dan Teheran.

Iran dan AS melanjutkan pembicaraan tidak langsung mengenai program nuklir Teheran di Oman awal bulan ini, dan mengadakan  putaran kedua di Jenewa pekan lalu. Meskipun Washington dan Teheran menggambarkan pembicaraan tersebut secara keseluruhan positif, mereka gagal mencapai terobosan signifikan.

Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, yang memimpin negosiasi nuklir untuk Washington, mengatakan pada hari Sabtu bahwa presiden AS penasaran mengapa Iran belum "menyerah" dan setuju untuk membatasi program nuklirnya.

“Saya tidak ingin menggunakan kata 'frustrasi', karena dia mengerti bahwa dia memiliki banyak alternatif, tetapi dia penasaran mengapa mereka belum… Saya tidak ingin menggunakan kata 'menyerah', tetapi mengapa mereka belum menyerah,” kata Witkoff dalam sebuah wawancara dengan acara My View with Lara Trump di Fox News, yang dipandu oleh menantu perempuan presiden AS tersebut.

“Mengapa, di bawah tekanan ini – dengan jumlah kekuatan laut dan angkatan laut di sana – mengapa mereka tidak datang kepada kita dan berkata, 'Kami menyatakan kami tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan'? Namun, agak sulit untuk membuat mereka sampai pada titik itu.”

Menurut media AS, kekuatan udara yang dikumpulkan Washington di kawasan ini adalah yang terbesar sejak invasi ke Irak pada tahun 2003. Hanya dalam beberapa hari terakhir, AS telah mengerahkan  lebih dari 120 pesawat ke Timur Tengah, sementara kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, sedang dalam perjalanan untuk bergabung dengan kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln yang sudah berada di Laut Arab.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menanggapi komentar Witkoff dalam sebuah unggahan di X, dengan mengatakan: “Penasaran mengapa kami tidak menyerah? Karena kami adalah orang Iran.”

Ia juga mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CBS bahwa solusi diplomatik dengan AS masih dapat dicapai. Ia mengatakan kepada moderator Face the Nation, Margaret Brennan, bahwa program nuklir Iran adalah masalah "martabat dan kebanggaan" bagi rakyat Iran.

“Kami telah mengembangkan teknologi ini sendiri, oleh para ilmuwan kami, dan teknologi ini sangat berharga bagi kami karena kamilah yang menciptakannya – kami telah mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk itu,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.