Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IPB Luncurkan Pusat Inkubator Bisnis Halal yang Terintegrasi

📅 Rabu, 03 Des 2025, 07:38 WIB | Oleh:
 IPB Luncurkan Pusat Inkubator Bisnis Halal yang Terintegrasi Doc: antara foto
Ket. Rektor IPB University Prof Arif Satria yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat meluncurkan pusat inkubator bisnis halal di Kota Bogor, kemarin.

BOGOR - IPB University meluncurkan Pusat Inkubator Bisnis Halal yang pendanaannya dari Asian Development Bank dan didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rektor IPB University Prof Arif Satria yang juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagaimana keterangan yang diterima di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/12), mengatakan Pusat Inkubator Bisnis Halal yang diluncurkan pada Rabu (26/11) tersebut merupakan perwujudan mimpi IPB sejak 2018 untuk memiliki pusat inovasi bisnis halal yang terintegrasi.

"Gedung ini adalah mimpi sejak 2018. Mimpi itu kami susun menjadi proposal yang diajukan ke berbagai pihak. Pada 2021 proposal disetujui, dilanjutkan groundbreaking pada 2023, dan pembangunan pada 2024–2025 hingga akhirnya berdiri seperti sekarang," kata Prof Arif Satria.

Fasilitas itu, lanjutnya, diharapkan menjadi langkah awal bagi IPB University untuk menjadi pusat rujukan halal di tingkat ASEAN.

Menurut dia, gagasan pendirian Halal Center IPB terinspirasi dari Chulalongkorn University di Thailand. Meski bukan negara mayoritas Muslim, Thailand berhasil membangun Pusat Halal yang mampu mengantarkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri menghasilkan produk halal berorientasi ekspor.

Ia mengatakan banyak perusahaan Indonesia bahkan melakukan uji halal di negara tersebut.

"Padahal, salah satu perintis lembaga sertifikasi halal di LPPOM MUI pada 1990-an adalah para Guru Besar IPB. Karena itu saya bertanya, mengapa perintisnya orang IPB, tetapi belum memiliki pusat halal terpadu? Gedung inilah jawabannya,” katanya.

Fasilitas yang ada di kawasan Science Techno Park (STP) IPB University, Kampus Taman Kencana, Kota Bogor, merupakan bagian dari program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Techno Park (PRIME STeP) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui pendanaan Asian Development Bank.

Rektor Prof Arif Satria mengatakan peresmian gedung itu sebagai penanda terwujudnya mimpi panjang IPB University untuk menghadirkan pusat inovasi halal yang terintegrasi. Ia mengungkapkan, pembangunan fasilitas ini merupakan perjalanan yang panjang dan penuh perjuangan.

Pusat Inkubator Bisnis Halal ini memiliki fungsi utama yakni, pengujian produk halal, pendampingan sertifikasi halal, inkubasi dan pendampingan UMKM, serta riset halal yang mencakup pangan, kosmetik, material, hingga biosains.

Fasilitas tersebut, menurut dia, juga disiapkan sebagai pusat pelatihan penyelia halal dan pelatihan sistem jaminan halal.

Prof Arif menambahkan bahwa STP IPB University kini menjadi model nasional dan tengah direplikasi di berbagai daerah melalui pengembangan Badan Riset dan Inovasi Daerah. Dirinya berharap hadirnya pusat inovasi yang kuat dapat mempercepat hilirisasi riset dan memberi manfaat nyata bagi UMKM.

"Jika pusat inovasi kuat, UMKM dapat memanfaatkan hasil riset untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan membuka pasar-pasar baru," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.