Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infrastruktur 'Food Estate' Permudah Petani Pasarkan Hasil Panen

📅 Senin, 12 Des 2022, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Infrastruktur 'Food Estate' Permudah Petani Pasarkan Hasil Panen Doc: ISTIMEWA

PULANG PISAU - Perkembangan infrastruktur penunjang seperti halnya jalan penghubung yang kian baik di kawasan "Food Estate" Provinsi Kalimantan Tengah, meliputi Kabupaten Pulang Pisau maupun Kapuas memudahkan para petani dalam memasarkan hasil panen mereka.

Maryoto, petani asal Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau, Minggu (11/12), mengatakan, saat ini bukan lagi petani yang mengejar pasar namun langsung pedagang yang datang ke sini, baik dari Kapuas, Palangka Raya, bahkan Banjarmasin Kalimantan Selatan.

"Infrastruktur berupa jalan yang telah dibangun di kawasan 'Food Estate' ini sangat baik. Jalan ini penting karena kalau tidak dibangun, terus terang mau produksi besar jika pedagang kesulitan masuk maka harga akan jatuh," terangnya.

Waktu tempuh yang diperlukan dari jalan poros antar provinsi menuju ke Belanti Siam kini semakin cepat karena jalannya tak lagi rusak. Lama waktu yang dipangkas hingga dua jam lebih jika dibandingkan kondisi jalan sebelum adanya "Food Estate".

Dia mengatakan, semenjak ada "Food Estate", khususnya di daerah sekitarnya, ketakutan petani yang dulu khawatir tidak ada pedagang datang membeli hasil panen ataupun sulitnya memasarkan hasil kini sudah tidak ada lagi.

"Pola pikir petani sudah berubah, jadi kini sebanyak-banyaknya menanam. Apalagi sudah ada peranan dari petani muda, yang tak hanya memikirkan hasil tetapi juga bagaimana berperan langsung dalam mengoptimalkan pemasarannya," jelasnya.

Samirun, petani lain di Desa Tahai Baru mengatakan, adanya jalan yang memadai di kawasan "Food Estate" sangat membantu pihaknya dalam memasarkan hasil panen.

"Mobil (pedagang) itu sekarang sudah sampai sawah sini kalau beli hasil panen kami. Kalau dulu itu sulit karena kondisi jalannya rusak," ujarnya.

Dia pun berharap PSN Food Estate ini bisa terus berlanjut dan dikembangkan, sehingga semakin banyak hal positif lain yang didapat petani.

"Ke depan, kami juga mengharapkan jalan-jalan kecil menuju sawah bisa semakin ditingkatkan lagi, diperbaiki dan diperlebar," ucapnya.

Pacu Pertumbuhan

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, pembangunan berbagai infrastruktur pendukung dalam PSN Food Estate memberikan banyak manfaat, di antaranya mempercepat laju pertumbuhan multisektor.

"Lihatlah masyarakat sekitar, dengan adanya infrastruktur berupa jalan dan jembatan, hingga listrik yang tersedia saat ini, aktivitas perekonomian menggeliat, kehidupan sosial masyarakat tumbuh dan berkembang dengan baik," terangnya.

"Food Estate" di Kalimantan Tengah merupakan Proyek Strategis Nasional yang dicanangkan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Kkorban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kkorban Gempa NTT Bertambah...

Mahasiswa di Malang Tewas Ditusuk Teman Asrama, Pelaku Ditangkap

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa di Malang Tewas D...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.