Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Jasa Pengiriman Terus Menggeliat

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 10:31 WIB | Oleh:
Industri Jasa Pengiriman Terus Menggeliat Doc: ISTIMEWA
Ket. BISNIS BERTUMBUH I Founder Paxel.co Zaldy Masita (kiri), berbincang dengan Operation Director PT Mobilitas Digital Indonesia (Moda) Andy Dwi Zatmoko di Jakarta, Selasa (2/4). Pesatnya e-commerce dan bisnis digital mendongkrak bisnis jasa Paxel, di mana pada 2023 mengangkut 3 juta paket dan tahun ini diharapkan tumbuh signifikan seiring bertambahnya armada di 65 kota.

JAKARTA - Industri logistik dan jasa pengiriman terus tumbuh dan memiliki potensi besar dalam beberapa tahun ke depan. Hal itu seiring masih besarnya transaksi perdagangan digital atau e-commerce.

Terlebih lagi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi digital sebesar 3,17-4,66 persen dan nilai transaksi e-commerce mencapai 600 triliun rupiah pada 2024. Asosiasi Logistik Indonesia mencatat, ramainya potensi pasar e-commerce pada 2024 dapat mendorong industri jasa logistik terus tumbuh di kisaran 10 persen.

Tumbuhnya industri jasa logistik juga memacu pelaku usaha memperkuat layanannya untuk memenuhi kepuasan pelanggan agar bisa memenangkan pasar di tengah kompetisi ketat. Seperti yang dilakukan Paxel, perusahaan jasa logistik dan pengiriman.

Founder Paxel Zaldy Masita menjelaskan pihaknya menguatkan kerja sama dengan PT Mobilitas Digital Indonesia (Moda), terutama untuk ketersediaan armada yang didukung sistem digital. Paxel dikenal kuat di layanan digital.

Dijelaskannya, sudah dua tahun ini pihaknya mempercayakan ketersediaan armadanya kepada Moda. Menurut dia, dengan menggandeng Moda, operasional perusahaannya semakin efisien dan service level agreement (SLA) ke konsumen terus terjaga. "Sebagai perusahaan logistik, kendaraan itu salah satu aset utama. Makanya kami fokus ke partner yang bisa menyediakan armada yang bisa menunjang operasional kami," kata Zaldy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/4).

Dikatakan, Moda menyediakan armada sekaligus layanan purna jual yang prima, dan sejumlah kebutuhan pendukung lainnya, sehingga operasional pengiriman terus berjalan.

Menurut Zaldy, perusahaannya yang bergerak di bidang usaha jasa logistik memerlukan armada kendaraan yang andal. Paxel sudah beroperasi sejak enam tahun lalu dan tersebar di 65 kota. Saat ini, Paxel memimpin pasar dengan penguasaan market share 90 persen untuk jasa logistik ekspres angkutan makanan antarkota. Sebagian besar layanan Paxel adalah jasa pengiriman dari pelaku usaha hingga ke konsumen.

Kinerja Meningkat

Dia menjelaskan, saat ini 70 persen dari total armadanya yang sebanyak 100 unit lebih itu adalah Gran Max. Jumlah itu akan terus bertumbuh seiring meningkatnya industri logistik. Apalagi, kinerja Paxel terus meningkat. Tahun 2023, Paxel mengangkut sekitar 3 juta paket, naik 25 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. "Industri logistik tumbuh dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional. Tahun ini kami menargetkan bisa memiliki armada hingga 150 unit," kata Zaldy.

Dijelaskan, pihaknya memilih Gran Max karena layanan purna jualnya yang luas, bengkelnya ada di mana mana. Mobilnya juga hemat BBM dan kapasitas muat lebih besar. "Mobil ini juga bisa disebut urban logistic dan enak dipakai di perkotaan. Sejak kami gunakan, belum pernah Gran Max mogok di jalan," tutur dia.

Sementara itu, Direktur Operasi Moda Andy Dwi Zatmoko mengatakan, dalam kerja sama ini, pihaknya berusaha menjawab kebutuhan secara lengkap dari konsumen, seperti menyediakan tipe kendaraaan agar fit atau sesuai kebutuhan, seperti blind van untuk sektor logistik last mile. Tak hanya kendaraan, lanjutnya, Moda juga memberikan layanan tambahan yang menyertainya, seperti after sales dan di titik tertentu menyiapkan unit pengganti sementara jika mobil lagi diservis berat sehingga mengurangi waktu breakdown operasional.

Selain itu, kata Andy, Moda kini tengah menjajaki kerja sama untuk menerapkan fleet management system. Moda akan melengkapi kendaraan dengan fleet management system. Moda akan menyertakan sejumlah fitur yang bisa memantau posisi kendaraan, peringatan waktu ganti oli, bahkan menilai behaviour driver.

Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Tri Mulyono menyatakan tipe Blind Van yang banyak diminati perusahaan logistik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.