Industri Akan Dapat Banyak Keuntungan dengan Gunakan Panel Surya
📅 Senin, 14 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Sumber: Nationally Determined Contributions 2022 -
SURABAYA - Industri akan mendapat banyak keuntungan dengan penggunaan panel surya sebagai sumber energi karena sangat efesien. Ongkos produksi bisa ditekan sehingga produk mereka lebih berdaya saing, terutama jika ingin diekspor.
"Memang banyak keuntungan yang bisa didapat kalangan industri jika menggunakan energi surya melalui solar panel karena sangat efesien," kata pengamat energi dari Universitas Brawijaya, Malang, Suprapto, kepada Koran Jakarta, Minggu (13/8).
Selain itu, tambah Suprapto, tren di negara-negara tujuan ekspor juga semakin ketat. Mereka lebih menghargai produk yang dihasilkan dengan renewable energy sehingga untuk menembus pasar ini panel surya adalah sebuah pilihan yang tepat.
Hanya saja, tambah dia, pemerintah perlu merevisi peraturan yang membuat PLN tidak lagi membeli listrik dari EBT. Ini terjadi karena PLN sedang surplus listrik, yang mayoritas dihasilkan dari pembangkit batu bara. Sarannya, PLN dapat mengurangi surplus dan dapat membeli listrik panel surya, transisi ke energi bersih ini dipercepat.
"Banyak pembangkit batu bara yang sudah tua, bisa diprioritaskan untuk dihentikan. Apalagi sebetulnya banyak investor perusahaan pembangkitan independen atau Independent Power Producer (IPP) yang berminat dalam energi terbarukan, tapi mereka terkendala berbagai kebijakan," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdaya Saing
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) seperti dikutip dari Antara meminta sektor industri untuk memanfaatkan energi surya guna mendorong penciptaan sektor industri yang ramah lingkungan dan berdaya saing global lewat penerapan ekonomi hijau, teknologi hijau, dan produk hijau.
"Pemanfaatan panel surya menjadi solusi optimal bagi sektor industri yang menggunakan energi dalam jumlah tinggi dan intensif," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin, Jonni Afrizon, lewat keterangan di Jakarta, pekan lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jonni mengatakan panel surya selain mampu mengurangi emisi gas rumah kaca, berkontribusi pada langkah transisi menuju energi terbarukan. Pemerintah berkomitmen dalam menangani isu perubahan iklim dengan berbagai langkah dan kebijakan, termasuk upaya Kemenperin bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakselerasi pemanfaatan energi surya.
"Sebab, kontribusi dari semua pihak sangat dibutuhkan, termasuk dari sektor industrial sebagai pengguna 31 persen dari total konsumsi energi nasional," ungkapnya.
Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Jababeka Tbk yang sudah mendorong dan mendukung para penyewa dalam pengurangan emisi, ekonomi sirkular sehingga terbentuk efisiensi pengelolaan industri.
Sebelumnya, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi, mengatakan program dana kemitraan peningkatan teknologi industri (Dapati) Kemenperin mendukung industri kecil dan menengah (IKM) sektor tekstil menerapkan teknologi hijau lewat konsultasi dan bimbingan teknis.
Dapati merupakan program rutin dari BSKJI Kemenperin yang bertujuan memberikan fasilitasi peningkatan kemampuan teknologi melalui bimbingan teknis dan pendampingan industri kepada IKM agar bisa memiliki kesempatan yang sama untuk naik kelas menjadi industri yang ramah lingkungan, serta menjadi bagian dari ekosistem produsen tekstil fungsional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!