Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Bisa Manfaatkan Lokasi Strategis Demi Keamanannya

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Bisa Manfaatkan Lokasi Strategis Demi Keamanannya Doc: ANTARA/Adwit B Pramono
Ket. Arsip - Kapal perang KRI Yos Sudarso-353 terlihat di perairan Teluk Manado, Sulawesi Utara, 22 September 2023.

JAKARTA - Peneliti Lowy Institute Australia Dr Rahman Yaacob berpendapat Indonesia bisa memanfaatkan wilayahnya yang berada di lokasi strategis untuk menjamin keamanannya.

Dalam Kongres Indonesia Dunia ke-5 (5th World Indonesianists Congress/WIC) di Surakarta, Jawa Tengah, pada Kamis (19/10), dia mengatakan bahwa kebijakan Indonesia yang tidak berpihak (non-aligned) dengan negara mana pun mungkin akan menguntungkan.

Namun, dia menegaskan bahwa Indonesia akan mengambil keputusan yang sulit jika ada salah satu negara besar yang ingin menggunakan perairan Indonesiauntuk berinteraksi dengan negara besar lainnya.

"Saya pikir Indonesia harus mengambil keputusan yang sulit apakah akan meninggalkan kebijakan tidak berpihak dan memilih satu kekuatan dibanding kekuatan lainnya," ujar Rahman.

Rahman mengatakan bahwa Indonesia harus mempertimbangkan keuntungan, pro dan kontra memihak salah satu negara besar dibandingkan negara besar lainnya.

Sementara itu, ProfNatasha Hamilton-Hart dari Universitas Auckland, Selandia Baru, mengaku akan sangat terkejut jika Indonesia menandatangani aliansi militer secara formal .

"Saya akan sangat terkejut jika Indonesia menandatangani aliansi militer formal atau menjadi tuan rumah bagi pangkalan asing di wilayah Indonesia. Saya akan sangat terkejut jika hal itu terjadi dalam 20 tahun ke depan," katanya.

Namun, Natasha mengatakan dirinya cukup yakin bahwa Indonesia bisa menghadapi isu-isu internasional yang muncul dari negara-negara tetangga dengan cara yang matang dan konstruktif.

"Hubungan yang baik dengan tetangga Anda tidak berarti Anda tidak pernah berselisih paham, atau tidak ada hal yang mengganggu, tetapi Anda punya cara untuk menghadapinya. Dan saya cukup yakin bahwa Indonesia akan menanganinya," katanya.

Dia berpendapat sebuah isuakan menjadi serius jika menjadi perdebatan dalam negeri, kontroversial secara politik, dan pemerintah Indonesia mendapat tekanan untuk menanggapi isu tersebut sehingga menimbulkan konflik dengan negara tetangga.

"Namun, berdasarkan cara menyelesaikan perselisihan selama 20 tahun terakhir, menurut saya (Indonesia) semakin konstruktif. Kita telah melihat tingkat kerja sama yang lebih tinggi mengenai isu-isu yang sebelumnya dianggap sensitif," kataNatasha.

Leonard Sebastian dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) Singapura berpendapat bahwa dimensi politik dalam negeri akan mendorong proses kebijakan luar negeri Indonesia.

Dia mengatakan bahwa akan ada tantangan ke depan tentang bagaimana isu-isu dipandang di dalam negeri dan bagaimana hal tersebut akan berdampak pada pemerintah Indonesia dalam melaksanakan kebijakan luar negerinya.

Leonard mengkhawatirkan dinamika transaksional dapat mempengaruhi arah kebijakan luar negeri Indonesia di masa depan.

Kongres yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri RI dan Universitas Sebelas Maret (UNS) tersebut mengangkat tema "Menuju Era Keemasan 2045: Indonesia dan Perannya dalam Mengubah Lanskap Regional dan Global".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.