Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IndoGriTech 2025 Resmi Dibuka: Pameran Teknologi Pertanian Modern yang Siap Ubah Masa Depan Pangan RI

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 10:30 WIB | Oleh:
IndoGriTech 2025 Resmi Dibuka: Pameran Teknologi Pertanian Modern yang Siap Ubah Masa Depan Pangan RI Doc: Istimewa

JAKARTA - IndoGriTech 2025 resmi dibuka dan menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pertanian modern di Indonesia. Pameran yang berlangsung pada 6-9 November 2025 di ICE BSD City ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, peneliti, hingga petani dalam satu ekosistem kolaboratif.

Pameran bertajuk Indonesia Agriculture Technology Expo ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui adopsi teknologi mutakhir. Ajang ini digelar berdampingan dengan Nusantara Livestock & Poultry Expo untuk menyatukan lini produksi pangan dari hulu hingga hilir dalam satu agenda besar.

Pembukaan IndoGriTech tahun ini dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang menandai dimulainya langkah besar sektor pertanian menuju modernisasi. Ia hadir bersama Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, serta sejumlah pimpinan asosiasi industri pangan nasional.

Tema "Shaping a Resilient Food Estate for Indonesia" menjadi fokus utama melalui peningkatan produktivitas pangan secara berkelanjutan. Program makan siang bergizi yang akan diterapkan pemerintah diproyeksikan meningkatkan permintaan bahan pangan sebesar 20–25 persen sehingga dibutuhkan sistem pertanian yang lebih efisien dan adaptif.

Selama empat hari penyelenggaraan, IndoGriTech menghadirkan ratusan exhibitor dari berbagai sektor pendukung pertanian modern. Pengunjung dapat melihat langsung teknologi seperti drone pertanian, alat berat modern, benih unggul, dan solusi pengelolaan limbah yang dihadirkan berbagai brand ternama.

Di sisi pemerintah, dukungan hadir dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, serta Badan Pangan Nasional. Selain itu, pameran ini juga mendapat dukungan DPR RI, LPPOM MUI, serta lebih dari 10 asosiasi industri alat dan mesin pertanian.

Berbagai program diskusi turut digelar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor serta memperkaya wawasan pelaku usaha. Salah satu sorotan utama adalah Nusantara Food Summit yang bekerja sama dengan Narasi dan menghadirkan pembahasan mendalam mengenai strategi menuju kemandirian pangan Indonesia.

Summit tersebut dipandu langsung oleh jurnalis senior Najwa Shihab yang menghadirkan pembicara dari BULOG, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, hingga pelaku industri rintisan sektor peternakan. Mereka menyoroti perlunya sinergi kuat dalam menjaga rantai pasok pangan nasional agar tetap stabil dan tahan terhadap gejolak global.

Sesi kedua menghadirkan tokoh nasional seperti Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Yandri Susanto serta Rektor IPB Arif Satria yang membahas roadmap ketahanan pangan jangka panjang. Para narasumber menekankan pentingnya inovasi yang inklusif untuk mendukung petani dan daerah dalam memperkuat produksi pangan lokal.

Diskusi berlanjut pada isu strategis lain seperti tata kelola peternakan nasional serta integrasi energi terbarukan berupa biogas dan biofuel dalam industri pangan. Integrasi tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sektor pertanian serta memperluas peluang investasi hijau.

IndoGriTech juga menjadi ruang bertemunya pelaku bisnis untuk menjalin kemitraan baru yang berdampak pada peningkatan kapasitas serta percepatan transformasi digital pertanian. Peserta juga dapat mengakses informasi langsung dari para penyedia teknologi mengenai solusi pertanian presisi yang tengah berkembang pesat di dunia.

Dengan dukungan kuat pemerintah serta antusiasme pelaku industri, IndoGriTech 2025 diharapkan mendorong percepatan terbentuknya food estate yang tangguh dan mampu menjawab tantangan kebutuhan pangan masa depan. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan pangan Indonesia.

Pengunjung yang hadir dapat menggali lebih jauh berbagai kemajuan sektor pangan yang mulai mengarah pada otomatisasi dan efisiensi biaya produksi. Harapannya, transformasi pertanian yang diupayakan melalui pameran ini dapat memperkuat daya saing dan kemandirian pangan Indonesia di tingkat global.

Melalui penyelenggaraan IndoGriTech 2025, Indonesia menegaskan kesiapannya memasuki era pertanian cerdas berbasis teknologi tinggi. Agenda ini diharapkan menjadi batu loncatan penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

33 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.