Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmu Pengetahuan Harus Berdasarkan Nilai Pancasila

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 01:10 WIB | Oleh:
Ilmu Pengetahuan Harus Berdasarkan Nilai Pancasila Doc: Istimewa
Ket. SOSIALISASI PIP -- Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina dan Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo, dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (27/2).

JAKARTA - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, mengatakan, ilmu pengetahuan harus berdasarkan nilai pancasila. Menurutnya, hal ini menjadi tantangan bagi mahasiswa, para dosen, dan para civitas academica.

"Pancasila tidak saja kita pelajari ketika kita belajar mata kuliah Pancasila, tetapi bagaimana dalam setiap ilmu pengetahuan kita bisa menunjukan etika, (nilai) Pancasilanya dari mata pelajaran tersebut," ujar Rima, dalam Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) di Kampus Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (27/2).

Dia menekankan, mahasiswa harus mampu menjelaskan setiap ilmu yang mereka pelajari dapat bermanfaat bagi masyarakat dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini penting untuk mencegah penyimpangan dalam mempelajari ilmu pengetahuan.

"Misalnya, ketika kita belajar fisika, kalau tidak ada (nilai) Pancasilanya mungkin bisa jadi bikin bom. Saatnya adik-adik mengibarkan nilai-nilai Pancasila ke seluruh penjuru dunia, memajukan peradaban dengan ilmu pengetahuan," jelasnya.

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo, menerangkan, peran dunia kampus sangat penting dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, dunia kampus perlu mengkaji Pancasila dalam epistimologi dan aktualisasinya.

Dia berharap, Pancasila bukan hanya menjadi nilai moral, tapi bisa memenuhi ruang-ruang kritis para mahasiswa dan dosen. Dengan demikian, Pancasila akan dimaknai secara komperhensif.

"Jadi Pancasila tidak sekadar moral, tapi kajian. Sehingga kita punya alternatif pemikiran dari gagasan Bung Karno itu," katanya.

Rektor Universitas Negeri Malang, Hariyono, menyebut, saat ini Pancasila telah menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia. Menurutnya, Bangsa Indonesia harus dapat mempertanggungjawabkannya dengan menunjukan keteladanan atas implementasi Pancasila tersebut.

"Kita tidak hanya menawarkan Pancasila kepada dunia, tapi kita memberikan teladan yang baik dengan aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Pancasila jangan sampai hanya ada di ruang normatif dan hilang dalam keseharian," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.