Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga, Jalan Makassar–Maros Segera Mulus
📅 Senin, 30 Mar 2026, 05:50 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) segera membenahi ruas Jalan Moncongloe, poros Makassar-Maros yang kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisi jalan yang rusak parah.
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi jalan yang menjadi salah satu titik kemacetan harian, khususnya di jalur strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan Moncongloe, Maros.
“Untuk sementara kita lakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,” ujar Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman dalam keterangannya di Makassar, Minggu (29/3).
Sebagai salah satu langkah nyata, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Andi Ihsan mengunjungi langsung ruas Jalan Moncongloe didampingi Kepala Bidang Jalan Muhammad Rosyadi, dan Kepala UPTD Wilayah IV Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi St Hasni.
Dia menyampaikan bahwa Ruas Jalan di wilayah Kabupaten Maros meliputi Batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah masuk dalam wilayah Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027).
"Solusi saat ini, kita akan melakukan pembenahan ruas Jalan Mongcolloe. Sembari menunggu dalam waktu dekat proses pelaksanaan Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 di Sulawesi Selatan (2025–2027)," urai Andi Ihsan.
Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) paket 6 berfokus pada perbaikan 20 ruas strategis sepanjang 157,49 km di sembilan kabupaten/kota.
Rincian Ruas Jalan Multiyears Paket 6 Sulsel antara lain wilayah Toraja & Luwu yakni akses menuju Bandara Pongtiku dan jalur strategis penghubung Toraja-Luwu. Lalu Wilayah Selatan (Jeneponto dan Bantaeng), termasuk koridor Boro-Loka dan Sinoa-Bantaeng.
Juga meliputi wilayah metropolitan dan sekitarnya (Makassar, Maros): Ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya (Maros), batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah. Pusat Kota Makassar di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr Ratulangi.
"Wilayah Maros yang meliputi Batas Kota Makassar- Pamanjengan- Benteng Gajah itu masuk. Nantinya Ruas jalan ini melibatkan rekonstruksi, pemeliharaan berkala, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga kemantapan jalan daerah," lanjutnya.
Preservasi jalan paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktifitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Menyikapi kedatangan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi bersama rombongan. Bahar (43), seorang warga setempat mengapresiasi langkah pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam penanganan jalan yang secepatnya akan dikerjakan.
"Kami Masyarakat di sekitar wilayah ruas jalan yang biasa kita dengar dengan sebutan Mongcolloe ini sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan dimasukkannya jalan ini sebagai program prioritas," kata dia.
Melalui paket preservasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan konektivitas antar wilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kemantapan infrastruktur jalan provinsi agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!