Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hati-hati! Mengkonsumsi Soda Diet dengan Pemanis Buatan Aspartam Bisa Pengaruhi Fungsi Otak

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati! Mengkonsumsi Soda Diet dengan Pemanis Buatan Aspartam Bisa Pengaruhi Fungsi Otak Doc: Ohio State University
Ket. Ilustrasi

JAKARTA - Studi baru menunjukkan mengonsumsi soda diet dengan gula pengganti aspartam dapat memengaruhi kesehatan otak dari waktu ke waktu.

Ditulis laman Eating Well, Kamis (6/11), sebuah studi baru-baru ini mengamati bahwa konsumsi yang lebih tinggi dari pemanis rendah dan tanpa kalori (LNCS) tertentu dikaitkan dengan tingkat penurunan kognitif yang lebih cepat selama periode delapan tahun.

Seorang ahli saraf Luke Barr, MD mengatakan salah satu dampak minum soda diet setiap hari terhadap otak berkaitan dengan metabolisme aspartam.

"Aspartam terurai menjadi fenilalanin, asam aspartat, dan metanol, dan fenilalanin khususnya dapat mengubah keseimbangan neurotransmiter di otak jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Gangguan ini dapat memengaruhi pengaturan suasana hati dan kejernihan kognitif, terutama pada orang yang sensitif terhadapnya,” kata Barr.

Neurotransmiter adalah pembawa pesan kimiawi yang digunakan sel-sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain. Neurotransmiter memengaruhi segalanya, mulai dari suasana hati dan fokus hingga siklus tidur.

Ketika keseimbangan yang rapuh ini terganggu, akan ada dampak negatif terhadap kesehatan otak. Meskipun jumlah fenilalanin dari satu soda diet kecil bagi kebanyakan orang, asupan harian yang konsisten dapat memiliki efek kumulatif seiring waktu.​​​​​​​

Barr mengatakan dampak lainnya adalah konsumsi aspartam yang sering telah dikaitkan dalam beberapa penelitian dengan peningkatan risiko sakit kepala dan migrain. Komponen aspartam berpotensi bertindak sebagai pemicu, memicu rangkaian nyeri migrain atau sakit kepala tegang.

Meskipun tidak semua orang yang minum soda diet akan mengalaminya, ini merupakan potensi hubungan yang perlu diwaspadai jika sering mengalami sakit kepala.

"Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diperkirakan efek aspartam pada neurotransmiter dan regulasi vaskular di otak dapat memicu episode ini pada individu tertentu,” katanya.

Soda diet juga memungkinkan memiliki dampak terhadap efek pengaturan nafsu makan. Pemanis buatan dalam soda diet seperti aspartam atau sukralosa dapat mengganggu kemampuan otak untuk menghubungkan rasa manis dengan kalori, yang berpotensi memengaruhi keinginan dan sinyal lapar, kata Jamie Lee McIntyre, RDN.

Sementara itu Whitney Stuart, MS, RDN mengatakan pemanis buatan dapat memengaruhi mikroba usus yang juga terhubung erat dengan otak sehingga memengaruhi suasana hati dan fungsi kognitif.

Soda diet bisa diganti dengan yang lebih sehat untuk pilihan sebagai minuman mendukung kesehatan otak di antaranya air, teh hijau yang kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan, smoothie berry, susu dengan kunyit, serta soda dengan pemanis alami seperti stevia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.