Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hardiknas 2026: Disdikbud Papua Pegunungan Tanam 100 Pohon di SMA Kristen Wamena

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 20:00 WIB | Oleh:
Hardiknas 2026: Disdikbud Papua Pegunungan Tanam 100 Pohon di SMA Kristen Wamena Doc: Antara Foto
Ket. Plt Kepala Disdikbud Papua Pegunungan Simon Sembor didampingi stafnya menanam salah satu pohon di SMA Kristen Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada momentum Hardiknas pada Sabtu (2/5).

 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Pegunungan menanam 100 pohon di SMA Kristen Wamena, Kabupaten Jayawijaya dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)  2026.

Penanaman pohon di SMA Kristen Wamena, Disdik Papua Pegunungan menggandeng bekerja sama dengan Darma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Papua Pegunungan serta Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Papua Pegunungan.

Plt Kepala Disdik Papua Pegunungan Simon Sembor di Wamena, Sabtu, mengatakan penanaman pohon di lingkungan sekolah merupakan metode yang digunakan untuk mendekatkan pelajar dengan lingkungan.

“Kami ingin memberikan edukasi, contoh kepada anak-anak kita di SMA untuk menjaga alam dan lingkungan dengan cara menanam dan merawat pohon,” katanya.

Menurut dia, Hardiknas tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena siswa diajarkan untuk merawat dan menjaga hutan di wilayah Papua Pegunungan.

“Pendidikan itu bukan hanya tentang ilmu di dalam ruangan, tetapi bagaimana siswa diajarkan sejak dini untuk menanam pohon karena fungsinya sangat banyak di antaranya memberikan oksigen bagi manusia, menjaga air tetap ada, mencegah longsor dan menjadi penyerap karbon gas rumah kaca,” ujarnya.

Dia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol untuk bagaimana pembangunan ramah lingkungan.

“Menanam pohon dan merawat adalah salah satu cara dalam mendukung dan mensukseskan program dan kebijakan bapak gubernur tentang pembangunan ramah lingkungan. Lingkungan atau alam kita jaga, maka alam pun akan menjaga kita,” katanya.

Sementara itu Kepala DLHKP Papua Pegunungan Lince Kogoya mengharapkan para pelajar mulai dari tingkat SD-SMA/SMK untuk bersama-sama menjaga ekosistem alam di daerah ini dengan menanam pohon.

“Kami imbau kepada seluruh pelajar di Papua Pegunungan khususnya di SMA Kristen Wamena supaya dapat menanam pohon, menjaga dan merawatnya supaya hutan tetap lestari dan daerah terhindar dari musibah banjir dan tanah longsor,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.