Gubernur Sulteng: Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru untuk Anak Kurang Mampu
📅 Jumat, 05 Des 2025, 10:34 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) secara resmi meluncurkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah tersebut.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Jumat, mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Dengan hadirnya sekolah ini, kita tidak hanya membuka akses pendidikan bagi mereka yang kurang mampu, tetapi juga menanamkan harapan bagi lahirnya generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing,” katanya.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan komitmen Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso.
Menurut dia, inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Sulawesi Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan konsep boarding school.
Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin (Desil 1 dan 2 DTSen) untuk mengakses pendidikan holistik, berkelanjutan, serta penguatan karakter.
Ia menyebut saat ini terdapat tiga rintisan Sekolah Rakyat di Sulteng, yakni SRMP 22 Sigi yang dikelola Kementerian Sosial, Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso yang diinisiasi Pemprov Sulteng, serta Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Tojo Una-Una yang dikelola pemerintah kabupaten setempat.
Untuk Sekolah Rakyat 20 Tadulako Nambaso, proses belajar mengajar telah dimulai sejak 15 Agustus 2025 dengan pelaksanaan MPLS yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk memastikan kesiapan para siswa.
Pemprov Sulteng, kata dia, juga telah menyiapkan pembangunan fasilitas permanen berkapasitas 1.000 siswa di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, dengan fasilitas gedung SD, SMP, SMA, asrama, apartemen guru, sarana ibadah, dan fasilitas olahraga.
Gubernur Anwar berharap kehadiran sekolah ini menjadi pondasi kuat dalam membangun generasi muda Sulteng yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
“Melalui Sekolah Rakyat, kita membangun pondasi masa depan daerah ini. Semoga langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mampu menghadirkan generasi Sulteng yang unggul.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!