Gubernur Pramono Ajak Pemuda Muhammadiyah Siapkan SDM Muda Tangguh di Era Industri 5.0
📅 Selasa, 28 Okt 2025, 14:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi perubahan besar di era Industri 5.0. Hal itu disampaikan saat menghadiri Diskusi Publik yang digelar Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta periode 2023–2027 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/10).
Dalam acara bertema “Menyongsong Era Industri 5.0: Siapa yang Bertanggung Jawab Menyiapkan SDM Muda Indonesia”, Pramono menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemuda Muhammadiyah yang mengangkat isu strategis tentang masa depan sumber daya manusia muda Indonesia. Ia menilai, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di era digital dan global.
“Saya sungguh bersyukur dan bergembira karena Balai Kota menjadi tempat diskusi dengan tema yang sangat penting ini. Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang baik untuk melahirkan ide-ide segar dalam menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” ujar Pramono.
Menurutnya, Jakarta terus menunjukkan ketahanan ekonomi dan daya saing tinggi di tengah proses transformasi menjadi kota global. Berbagai indikator pembangunan mencatatkan tren positif, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi, stabilitas ekonomi, hingga meningkatnya investasi dan kualitas layanan publik.
“Selain itu, Jakarta berhasil meningkatkan peringkatnya dalam Global City Index dari posisi ke-74 pada 2024 menjadi posisi ke-71 pada 2025. Berbagai capaian tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus berupaya menghantarkan Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global terbaik dunia pada tahun 2030,” ujar Gubernur Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menekankan bahwa kesuksesan transformasi Jakarta tak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas manusia yang menggerakkannya. Karena itu, Pemprov DKI terus memperluas akses pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II bagi lebih dari 700 ribu pelajar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II 2025 bagi 16.920 mahasiswa, serta program pemutihan ijazah bagi ribuan siswa yang belum memiliki dokumen pendidikan resmi.
“Perluasan akses pendidikan menjadi bukti komitmen kami dalam membangun SDM unggul di Jakarta. Kami tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga investasi pada kapasitas manusia sebagai penggerak kemajuan kota,” jelasnya.
Selain pendidikan, Pemprov DKI juga fokus pada kebijakan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan untuk mendukung produktivitas generasi muda. Pramono menyebut beberapa langkah konkret seperti ekspansi Transjakarta menjadi Transjabodetabek, pemberlakuan gratis transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat, serta kebijakan Hari Rabu naik transportasi umum bagi ASN Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kebijakan ini bukan hanya soal transportasi, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya efisiensi dan keberlanjutan. Kami ingin membentuk kultur baru di mana warga Jakarta lebih memilih transportasi publik demi masa depan kota yang lebih baik,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Pramono juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan SDM muda yang adaptif dan tangguh menghadapi revolusi teknologi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah, untuk menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang inovatif dan berkarakter.
“Pembentukan generasi muda yang kompeten harus diupayakan bersama. Saya berharap Pemuda Muhammadiyah dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan aksi nyata yang mendukung terwujudnya generasi muda Jakarta yang cerdas, inovatif, dan berakhlak,” tutup Gubernur Pramono.
Dengan semangat kolaboratif dan visi besar menuju Jakarta sebagai kota global berkelas dunia, Pramono menegaskan bahwa pengembangan SDM muda adalah fondasi utama yang akan menentukan arah masa depan Indonesia di era Industri 5.0.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!