Gubernur Khofifah Beri Santunan kepada Keluarga Korban KLB Campak di Jawa Timur
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan kepada orang tua yang anaknya meninggal dunia karena kasus luar biasa (KLB) campak.
"Ada 17 orang yang kami berikan santunan dan mereka itu merupakan orang tua yang anaknya meninggal dunia karena terserang penyakit campak," katanya di sela-sela kegiatan penyerahan santunan di Pendopo Kraton Sumenep, Sabtu.
Masing-masing orang tua itu menerima santunan sebesar Rp10 juta.
"Mengingat KLB Campak di Sumenep masih terus terjadi, pada 25 Agustus mendatang akan dilakukan vaksinasi masal untuk mencegah perluasan KLB Campak di Sumenep," ujar gubernur.
Kasus campak di Kabupaten Sumenep ini terdata sebanyak 2.035 kasus dengan jumlah penderita meninggal dunia mencapai 17 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyerahan bantuan kepada orang tua yang anaknya meninggal dunia tersebut bersamaan dengan penyaluran bantuan sosial berupa tali asih bagi pilar sosial, zakat produktif, pemberdayaan masyarakat desa (PMD) serta bantuan kemiskinan ekstrem dengan nilai total mencapai Rp24 miliar lebih.
Selain menyerahkan bantuan, gubernur juga memimpin langsung rapat koordinasi tentang teknik penanganan dan antisipasi penyebaran campak di Kabupaten Sumenep yang kini telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa.
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Pemprov Jatim kepada warga Sumenep.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bantuan yang disalurkan oleh Bu Kofifah tidak hanya meringankan beban masyarakat, akan tetapi juga menjadi semangat bagi kami di daerah untuk bekerja lebih giat, terutama dalam penanganan kasus campak yang hingga kini masih terjadi,".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!